logo

MA Tolak Permohonan JPU Terdakwa Erlina Lakukan Pengeroyokan

MA Tolak Permohonan JPU Terdakwa Erlina Lakukan Pengeroyokan

Istimewa
27 Februari 2020 11:43 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Putusan Kasasi dalam perkara  baku pukul antartetangga dan saling lapor antara Yenny Susanti dan Erlina Sukiman, memutuskan bahwa Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tentang tuduhan pengeroyokan yang dilakukan Erlina Sukiman.

Penolakan Kasasi yang diajukan Jaksa terlihat di papan pengumuman layar digital Mahkamah Agung. Perkaranya teregister dengan No: 88 K/PID/2020. "Perkaranya diputus pada 13 Februari kemarin," ucap Leo Famli, SH, kuasa hukum Erlina kepada wartawan, Kamis (27/2/2020).

Putusan penolakan Kasasi yang diajukan Jaksa dalam kasus ini disampaikan Leo sekaligus memperkuat argumentasi secara hukum siapa yang benar dan siapa yang salah terhadap konflik bertetangga antara Yenny Susanty dengan Erlina Sukiman dan ibunya Nurhayati yang berujung saling lapor melapor ke polisi dan berakhir di meja hijau. 

Erlina dan ibunya Nurhayati dipolisikan oleh Yenny dengan tuduhan melakukan pengeroyokan. Sedangkan Erlina mengadukan Yenny dengan tuduhan melakukan penganiayaan. Kedua belah pihak kemudian berperkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Dalam perkara Erlina dan Nurhayati, Ketua Majelis Hakim Erwin Djong membebaskan kedua terdakwa dengan putusan bebas. "Menyatakan terdakwa I Erlina Sukiman dan terdakwa II Nurhayati, tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum," ucap Ketua Majelis Hakim Erwin Djong yang memimpin jalannya persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (29/10/2019).


Adapun dalam perkara Yenny Susanti, terdakwa dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim dengan hukuman percobaan 4 bulan. "Bahkan putusan banding atas kasus ini menguatkan putusan sebelumnya," jelas Leo.

Kepada wartawan Leo selaku kuasa hukum Erlina Sukiman mengaku puas karena kliennya sudah bebas murni. "Sangat memuaskan, sangat fair dan obyektif karena fakta sebagaimana dalam persidangan yang telah dibacakan Majelis dalam pertimbangannya bahwa memang tidak ada satu saksi dan bukti yang memperlihatkan kejadian ini seperti yang dituduhkan Jaksa," ucapnya.

Konflik bertetangga antara Erlina Sukiman dan Yenny Susanti ini  menarik perhatian pengunjung sidang lantaran melibatkan dua orang bertetangga yang saling lapor ke polisi hingga berakhir di meja hijau.

Editor : Markon Piliang