logo

Serangan Virus Corona Dikhawatirkan Jadi Wabah Dunia

Serangan Virus Corona Dikhawatirkan Jadi Wabah Dunia

Milan membatalkan acara di Lombardy, Italia utara, karena virus
24 Februari 2020 18:25 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - BEIJING: Berawal dari Wuhan lalu virus corona secara mengerikan menyebar menuntut korban ke hampir seluruh China. Kini ke khawatiran menerpa dunia karena wabah mematikan itu dengan cepat menyebar menyerang negara-negara di luar China.

Dengan munculnya penemuan kasus serangan virus corona di beberapa negara dikhawatirkan wabah itu meningkat menjadi pandemi di seluruh dunia. Pandemi adalah ketika penyakit menular menyebar dengan mudah dari orang ke orang di banyak bagian dunia.

Memang, sebagian besar infeksi ada di China tetapi negara-negara lain seperti Korea Selatan, Italia dan Iran sedang berjuang melawan virus, yang menyebabkan penyakit pernapasan Covid-19. Pada hari Senin Irak, Afghanistan, Kuwait dan Bahrain melaporkan kasus pertama virus corona yang  semuanya melibatkan orang-orang yang datang dari Iran.

Sekitar 77.000 orang di China, tempat virus itu muncul tahun lalu, telah terinfeksi dan hampir 2.600 telah meninggal. Lebih dari 1.200 kasus telah dikonfirmasi di 26 negara lain dan ada lebih dari 20 kematian. Italia melaporkan kematian keempatnya pada hari Senin.

Proporsi pasien yang terinfeksi yang meninggal akibat Covid-19 tampaknya antara 1% dan 2%, meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa tingkat kematian belum diketahui. Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah memperingatkan bahwa jendela peluang untuk mengandung virus itu "menyempit".

Paul Hunter, profesor perlindungan kesehatan di Universitas East Anglia di Inggris, menggemakan ketakutannya, dengan mengatakan lonjakan kasus di luar China sangat memprihatinkan.  "Titik kritis setelah kemampuan kita mencegah pandemi global tampaknya jauh lebih dekat setelah 24 jam terakhir," katanya, Senin, seperti dilansir bbc.com.

Juru bicara WHO, Margaret Harris mengatakan kepada BBC bahwa situasinya tidak dilihat sebagai pandemi saat ini karena negara-negara berusaha mencegah penyebaran virus terlalu jauh. "Jika negara tidak mengambil tindakan sama sekali, kita akan melihat cara, cara, lebih banyak kasus," katanya. "Itu yang kita maksud dengan penahanan." ***