logo

Hitungan Jam Kasus COVID-19 Di Korsel Naik Dua Kali Lipat, Total Jadi 433

Hitungan Jam Kasus COVID-19 Di Korsel Naik Dua Kali Lipat, Total Jadi 433

Foto: Antara
23 Februari 2020 06:18 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - SEOUL Korea Selatan pada Sabtu (22/2/2020) mengungkapkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 di negara tersebut mengalami peningkatan dua kali lipat menjadi 433 kasus.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KCDC) melaporkan 142 kasus baru saat konferensi pers pagi dan 87 kasus tambahan sore kemudian. Sebelumnya, pada Jumat terdapat 204 laporan kasus baru COVID-19.

Dari kasus baru tersebut, sebagian besar terkait dengan perempuan berusia 61 tahun, yang menghadiri kebaktian gereja di Kota Daegu.

Jumlah total korban meninggal akibat wabah COVID-19 di China daratan, tempat virus berasal, naik menjadi 2.345 hingga Jumat dengan lebih dari 76.000 orang terinfeksi.

Penyebaran Super

Laporan sebelumnya menyebutkan, Pemerintah Korea Selatan melaporkan 31 kasus baru virus corona pada Kamis setelah wabah baru itu terdeteksi di kebaktian gereja di Kota Daegu 

Kasus baru tersebut menambah jumlah orang terinfeksi di negara itu menjadi 82.

Lonjakan kasus baru memicu otoritas untuk memperingatkan kemungkinan kasus lainnya dan meminta masyarakat Daegu untuk tetap berada di rumah.

Dari kasus baru, 23 divantaranya terdeteksi di kebaktian gereja di Kota Daegu, yang dihadiri oleh seseorang yang terinfeksi. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Korea Selatan menggambarkan penularan itu sebagai "peristiwa penyebaran super".

Kebaktian berlangsung di cabang Shincheonji Church of Jesus, the Temple of the Tabernacle of the Testimony (SCJ), kelompok keagamaan yang didirikan di Korea Selatan pada 1984 oleh Lee Man-hee, yang dianggap sebagai Mesias oleh para pengikutnya.

Pihak Shincheonji melalui pernyataan pada Rabu mengatakan telah menutup cabang Daegu dan memerintahkan kebaktian di kawasan lainnya agar diadakan melalui internet atau dilakukan sendiri di rumah. (Antara) ***