logo

Bupati Raja Ampat Ajak Warga Perangi Sampah Plastik

Bupati Raja Ampat Ajak  Warga Perangi  Sampah Plastik

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati SE/Foto:Istimewa
20 Februari 2020 05:53 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - WAISAI: Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU), mengajak semua pihak  perangi   sampah  plastik dan lainnya  yang mengotori lingkungan  darat mau pun di laut.

Hal itu disampaikan Bupati AFU, ketika secara resmi  membuka  Sosialisasi dan Pelatihan  Mendaur Ulang  Sampah yang digelar  Tim  Penggerak  PKK Kabupaten Raja Ampat, bekerjasama  dengan  Dinas Pemberdayaan Perempuan  Anak dan KB, di Waisai Rabu (19/2/2020).

Kegiatan tersebut digelar  menjelang  Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK  Ke-48,  pada 2 Maretp 2020. Ini merupakan moment yang tepat untuk  bersama masyarakat dan pemerintah mengeliminir  bertambahnya sampah  setia saat  di daerah ini.

Dalam arahannya, Bupati AFU,  menegaskan, masalah sampah  penanganannya  tak semata tanggung jawab  pemerintah daerah saja. Tapi, penanganan sampah  merupakan tanggung  setiap orang  di lingkungannya  masing-masing.

“Memerangi sampah ini tanggung jawab semua orang  yang tinggal di perkotaan. Apalagi penghasil sampah  adalah kita semua  penduduk yang bermukim di perkotaan seperti di  Waisai ini. Karena itu untuk terbebas dari  sampah semua orang harus bertanggungjawab nemeranginya,”kata Bupati AFU.

Warga di setiap lingkungan harus  menjaga kebersihan dengan baik , seperti membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. Diminta masyarakat tidak sembarangan membuang sampah di lingkungannya  karena  karakter  seperti  itu  membuat kota  hilang estetikanya.

Sampah ini  kaitan dampaknya sangat banyak . Terutama masalah  kesehatan  warga akan  terganggu ketika bau sengat dari tumpukan sampah   bertebaran di lingkungan penduduk.

Terhadap  sampah organik dan non organik  harus tetap diperhatikan penanganannya oleh  warga  di lingkungan masing-masing.  Hal ini penting karena ketika lingkungan warga kotor maka yang terjadi adalah  gangguan kesehatan pada manusia .

Bupati AFU, mengapresiasi  kegiatan yang dilakukan oleh ketua PKK kabupaten Raja Ampat dan kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta SKPD . Karena , kegiatan ini  terkait  dengan kebersihan lingkungan. Sehingga, dipastikan  akan bermanfaat bagi  penduduk  kabupaten  Raja Ampat.

Bupati,  juga memberikan dukungan dan apresiasi yang tinggi kepada  pasukan  “Oranye”  yang melaksanakan tugasnya sehari-hari sebagai  petugas  membersihkan  (sapu) jalan. Lokasinya di  ruas jalan 30 serta jalan-jalan utama lainnya di kota Waisai, ibu kota kabupaten  Raja Ampat.

 Dalam pidatonya, Bupati AFU sangat menghargai dan menjungjung tinggi  petugas kebersihan jalan  di  kota Waisai dan sekitarnya. Ia, sampai  memberikan tantangan kepada  pejabat dan ASN yang hadir pada acara  tersebut.

“Saya mau tantang bapak ibu yang ada di dalam acara ini. Apa lagi, mereka yang   pakai garuda di dada ataupun yang pakai lambang Kemendagri itu. Adakah yang bersedia  seperti  pasukan oranye  yang setiap hari,  dari pagi sampe sore membersikan jalan-jalan utama itu, saya rasa pasti tidak ada yang mau,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Raja Ampat, Ny. Fauzia Helga Umlati-Tampubolon, berharap, warga  menjaga kebersihan di Raja Ampat khususnya di kota Waisai.

Tidak hanya  di  jalan-jalan  utama, tapi juga  kebersihan  di  lingkungan masing-masing  pun menjadi  tanggung jawab bersama.

“Saya minta kepada dinas-dinas terkait ada dinas kebersihan, lingkungan hidup dan perikanan, untuk memerangi sampah di kota Waisai. Jangan  hanya kita  perhatikan  jalan-jalan raya seperti jalan 30 dan lain-lain saja, tapi  jalan lingkungan  dan  lorong-lorong juga,” kata Ketua TP PKK, Fauzia Helga Umlati/Tampubolon.

Menurutnya, pada  21 Februari 2020 PKK kabupaten Raja Ampat  menggelar kegiatan  “kampanye diet sampah plastik”. Sebagai sugestinya, akan digelar  lomba  senam, di  Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), demikian  Ny Umlati/Tampubolon. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto