logo

Catatan 100 Hari Kinerja Kapolri Dalam Bidang Penegakan Hukum

Catatan 100 Hari Kinerja Kapolri Dalam Bidang Penegakan Hukum

16 Februari 2020 12:03 WIB

SuaraKarya.id - Oleh : DR Eddi Hasibuan SH MH*

KAPOLRI Jenderal Pol Drs Idham Azis sampai hari ini sudah menjabat lebih 100 hari. Kapolri dinilai memiliki segudang prestasi dalam penegakan hukum dan banyak diapresisi publik.  Selain penegakan hukum,  penampilan Idham dalam 100 hari ini selalu jadi sorotan.  Idham dinilai banyak kalangan memiliki Leadership atau jiwa kepemimpinan yg  sangat terpuji. Sosok Idham yang sebelum kapolri hingga jadi kapolri  selalu sederhana tapi penuh bersahaja. 

 Lembaga kajian strategis kepolisian indonesia (Lemkapi) sebagai masyrarakat melakukan pemantauan selama ini. LEMKAPI yang digawangi para peneliti dan akademisi memberi catatan 100 hari kinerja Kapolri memimpin pasukan baju coklat  ini.  

 Sejak   menjabat Kapolri,  Idham azis selalu menjadi pusat perhatian. Sosoknya yang selalu tampil seadanya. Tapi dia tegas dan ceplas ceplos dlm memberi perintah dan pengarahan.  

Setelah 50 hari menjabat sebagai Kapolri atau  menjelang pergantian tahun baru 2020, tim tabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri berhasil mengungkap penganiayaan  penyidik  KPK Novel Baswedan dan  mengamankan dua pelakunya yang ternyata adalah dua oknum Brimob Polri. Kasus ini terungkap setelah dua tahun lebih disidik Polri. Siang malam Polri bekerja untuk menjawab harapan masytakat.  Motifnya diduga masalah pribadi. 

 Selain itu, kasus pembunuhan Hakim  PN Medan Jamaludin yang banyak disorot publik juga berhasil dibongkar tim gabungan  Polresta Medan dan Polda Sumut. Pembunuhan yang didalangi istri korban tersebut diduga memiliki motif asmara.

 Pada bulan Pebruari 2020 ini, Direktorat Pidana Umum  Bareskrim Polri kembali berhasil mengungkap sindikat jaringan prostitusi berkedok kawin kontrak dikawasan Puncak. Jabar. Sindikat kawin kontrak ini sejak lama sudah tersiar  di dunia internasional, khususnya di Timur Tengah. Keberhasilan Polri mengungkap kasus ini banyak mendapat apresiasi dari dunia internasional dan masyrakat  indonesia.      

Sindikat narkoba internasional juga berhasil dibongkar polda metro jaya pada bulan Pebruari. Sebanyak 288 kg sabu senilai rp 1.4 Triliun disita. Jauh sebelumnya, direktorat krimsus  polda jatim juga membongkar investasi bodong beromset triliunan rupiah. Polisi menangkap direktur PT kam n Kam dan tiga org lainnya.

   Selain prestasi dalam penegakan hukum, sosok  Idham yamg berpenampilan sederhana seringkali menjadi perbincangan di media sosial.  Pada bulan Januari 2020, misalnya,   foto kapolri  viral gara2 mengenakan sandal jepit dan makan kue lapis saat mengunjungi rumah oratuanya di Sulawesi Tengah. Foto unik ini lalu diposting Polres Jambi. Ditempat lainnya, foto Idham juga viral saat  memberikan untuk membeli pakaian kepada anggota yang pakaian seragam dinasnya  sudah kusam. Saat berada di Mamuju, Sulawesi Barat,  pernyataan kapolri yg mengoreksi anak buahnya kapolres dan keluarga yg memiliki  gaya hidup berlebihan juga viral dan banyak dipuji publik.  Kapolri meminta kapolres dan istri biasakan hidup sederhana. Idham bercerita ada istri Kapolres ketika berada di bandara semua anggota dibuat sibuk. Pemandangan  ini  membuat orang lain yg ada di bandara melihat sinis terhadap keluarga Polri. Bila dibandingkan dengan ibu negara Iriana Jokowi  berbeda jauh. Ibu jokowi saja cuma diantar dua Paspamres saat pulang ke Solo dan duduk di ruang tunggu umum. Polri harus berubah, polri mencontoh Ibu Jokowi kalau ingin semakin dicintai masyrakat." kata kapolri kala itu. 

 Selain mengedepankan  kesantunan dan kesederhaan, kapolri tidak henti hentinya mengingatkan kepada seluruh jajaran Polri agar tidak perlu menghadap serta kasak kusuk serta nitip nitip dan datang kerumah dinas untuk minta jabatan. Kapolri menyampaikan pesan moral berukangkali  agar seluruh jajaran  Polri bekerja dengan baik dan tulus melayani masyrakat. Idham menjelaskan hanya dengan kinerja baik, masyrakat akan semakin percaya terhadap Polri.

 Kapolri menegaskan  rumah dinasnya tertutup bagi kehadiran anggota Polri dan tamu lain yg memiliki   motif tertentu.  Konon cerita beberapa  staf kapolri,  ada saja Kapolda dan pati polri yg mencoba  datang. Tapi, dengan tegas kapolri menolaknya. Sejauh ini tdk ada lagi kapolda atau jenderal lannya yg berani datang ke rumah kapolri.  Idham meminta urusan dinas cukup dibicarakan di kantor  dan tidak perlu datang menghadap apalagi  membawa oleh2 atau cindramata apapun kepada kapolri. Idham minta kapolres dan kapolda  kerja yg baik.

 Mantan kapolda mrtro jaya ini  menegaskan polri butuh polisi yg berkinerja baik. Polri akan mencari anggota Polri yg memiliki kinerja bagus. Penegasan inipun  berulangkali disampaikan   kapolri dalam berbagai kesempatan dihadapan pati Polri di Mabes Polri.  Kapolri juga sebelumnya memberi pernyataan yang sama dihadapan AS SDM Polri Prof irjen Eko Indra seusai memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada 5 anggota Polri berprestasi dibidang olahraga. Kapolri menegaskan anggota Polri yg berprestasi itu parameternya diatas. Idham mengaku tidak suka dengan  anggota yg kasak kusuk dan anggota menghadap cari jabatan.

 Dalam berbagai kunjungan kerja kapolri ke wilayah, Idham Azis juga seringkali mendapat sorotan publik karena  menolak disambut dengan upacara berlebihan baik itu di bandara maupun  di Polda.  Kapolri mengingatkan  kapolda atau wakapolda  cukup yg jemput. Anggota yang lainnya kerjakan tugas seperti biasanya  melayani masyrakat.  Begitu juga kamar hotel tidak perlu disiapkan oleh Polda yg bersangkutan. Idham dengan tegas menolak disiapin fasilitas apapun dalam kamar.  Kapolri mengaku biaya perjalanan dinasnya sudah ada disiapkan negara. 

 Sisi humanis kapolri lainnya saat kunjungan ke wilayah adalah  adanya kebiasaan Kapolri berolahraga  badminton. Jenis  olahraga  murah meriah ini  nyaris tanpa absen di selah2 kesibukannya saat  kunjungan kerja  kapolri ke wilayah. Hampir setiap kesempatan,  Kapolri menyempatkan olahraga dengan anggota dan masyrakat setempat. Kapolri sendiri memiliki stamina yang kuat dan bisa bermain badminton 3 set secara terus menerus. Pada kesempatan ini,  anggota dan masyrakat dengan bebas bisa bicara berbagai hal dengan kapolri tanpa dibatasi jabatan  dan status sosial.  Semoga kesederhanaan, kesantunan dan ketegasan yang dilengkapi segudang prestasi dalam 100 hari kapolri saat dalam memimpin,   Kapolri Idham Azis bisa menularkan   keteladanannya kepada seluruh jajaran  Polri.

 Idham berkomitmen agar  kehadiran  SDM Polri yang unggul kedepan betul betul dirasakan masyrakat. Prestasi demi prestasi Polri akan semakin me ingkatkan kepercayaan masyrakat terhadap Polri.  Semoga.......

* DR EDI HASUBUAN,SH.MH,  Pakar Hukum Kepolisian dan pengajar Program Pendidikan  Pascasarjana  Universitas Bhayangkara Jakarta.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto