logo

LAVme, Spray Anti Kuman Dan Anti Bakteri, Solusi Atasi Kuman Penyakit Dan Bau Bekas Banjir

LAVme, Spray Anti Kuman Dan Anti Bakteri, Solusi Atasi Kuman Penyakit Dan Bau Bekas Banjir

Dokter Sonia Wibisono dikenal sebagai Influencer sekaligus Founder Brand LAVme bersama sohibnya dr Reisa Brotoasmoro memperkenalkan spray anti kuman dan bakteri
05 Januari 2020 16:54 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Korban banjir DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar) dan Banten kini tak perlu risau dan galau, apalagi takut menghadapi kuman pasca banjir. Sebab dr Sonia Wibisono dan dr Reisa Brotoasmoro telah berhasil menciptakan produk spray organik antikuman, penghilang bau, dan gatal-gatal yang dapat digunakan di saat masyarakat sangat membutuhkannya.

"Sangat mudah untuk meringankan beban warga paska banjir. Cukup disemprotkan di ruangan, lantai, sofa, tempat tidur bekas kena banjir, kuman akan langsung mati," ujar dr Sonia Wibisono di kediamannya, apartemen di daerah Jakarta Selatan, Minggu (5/1/2020).

Dokter Sonia Wibisono yang dikenal sebagai influencer ini tak memungkiri musibah banjir yang menimpa warga yang tinggal di Jabodetabek dan Karawang serta Provinsi Banten, tentu akan menyisakan kuman penyakit. Sebab, air yang masuk ke dalam permukiman atau pun yang menggenang di dalam rumah akan cepat menempelkan kuman dan bersarang di seluruh perabotan, dinding tembok, dan lantai rumah. Dan itu juga menjadi sumber kuman dan bakteri aktif yang membahayakan kesehatan warga yang terdampak banjir.

"Musibah banjir yang kini sedang melanda Ibu Kota dan wilayah lain yang terdampak tentu menimbulkan persoalan baru di masyarakat, diantaranya penyebaran berbagai penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bakteri yaitu penyakit kulit gatal-gatal, diare, tipus, sakit perut, leptospirosis kuman dari pipis tikus, batuk, pilek, demam berdarah dan lain-lai,"ungkap Sonia.

Menurutnya, hujan yang turun terus menerus membuat sejumlah tempat tergenang air banjir yang kotor yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti batuk, pilek, gatal-gatal, diare, typus hingga leptospirosis.

“Saat terjadi banjir, biasanya akan muncul berbagai macam penyakit, yang datang bersamaan dengan masuknya air banjir ke dalam rumah dan mengotori berbagai perabot dan lantai. Ini perlu diwaspadai dan jangan dianggap sepele,” jelas pakar kesehatan yang juga selebritis cantik ini.

Selain rumah, mobil, dan tempat tidur yang terendam banjir, juga harus diperhatikan, bukan tidak mungkin banyak kuman penyakit yang bersarang di dalam interior mobil maupun tempat tidur hingga menimbulkan bau yang tak sedap, apek, dan bau got.

Dia mengingatkan penyakit lain yang terbilang berbahaya adalah penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang disebarkan melalui urine tikus, dengan ciri gejala awal timbul demam, sakit seperti pegal linu hingga terjadi komplikasi di organ dalam tubuh bila tidak segera ditangani.

"Kuman dan virus terbawa ke dalam rumah melalui lumpur, tanah, kotoran. Jika virus dan kuman dibiarkan maka akan menimbulkan penyakit batuk, pilek, gatal-gatal dan penyakit dalam lainnya yang membahayakan,"jelasnya.

Tapi menurut dr Sonia Wibisono, sekarang masyarakat tak perlu khawatir, karena saat ini sudah ada penangkalnya yakni berupa produk spray anti kuman organik dan penghilang bau dengan brand LAVme antikuman.

"Kuman dan virus dapat diatasi dengan LAVme spray anti bakteri. Karena, LAVme dibuat dengan menggunakan teknologi Jepang. Dengan khasiat membasmi kuman, bakteri virus dan jamur sampai 99,8 persen," ungkap duo dokter smart, Sonia dan Reisa ini.

Produk ini, lanjut dia, harganya sangat terjangkau untuk masyarakat secara luas. Siapa pun bisa mendapatkan dan membeli produk ini di supermarket, tokopedia dan online.

LAVme antikuman spray, lanjut Sonia, mampu untuk mensterilkan segala ruangan di rumah, sekolah, kantor serta kabin mobil. LAVme juga sangat aman untuk kamar bayi, anak, dan ruang keluarga.

"Sebab LAVme terbuat dari bahan organik alami," tuturnya.

Dokter Sonia dan dr Reisa mengaku dirinya membuat produk spray ini dilatarbelangi sikap parnoan saat ada anggota keluarga mereka sakit, ada rasa takut ketularan ke anggota kelurga lain terutama anak-anak yang tinggal serumah. Juga di kantor saat satu rekan kerja sakit semua ikut ketularan sakit.

Sonia sangat membutuhkan anti bakteri yang simpel, yang mudah diakses dan dipakai banyak orang.

"Saya butuh banget antibakteri bentuk spra. Di pasaran ada anti bakteri cair yg susah mesti dipel. Kalau spray itu praktis, kuman ada di mana aja. Spray bisa membantu membasmi kuman," katanya.

Menurutnya, produk tersebut juga aman dipakai di rumah, kamar, mobil dan sekolah. Selain itu, inovasi spray tersebut juga mampu menghilangkan bau tak sedap, termasuk bau asap rokok maupun bau toilet dan bau tidak sedap lainya.

LAVme mampu menetralkan dan membasmi bau bukan hanya menumpuknya dengan pewangi ruangan. LAVme tersedia dalam 6 wewangian, aroma manis, segar, green tea, buah buahan, lavender, aromaterapi, aroma luxury mewah, aroma arabian night.

"Saya buat agar bisa aman buat keluarga. Ini juga bisa dibawa ke mana-mana, karena bakteri ada di mana-mana, di toilet sekalipun, jadi harus di-spray," tuturnya.

Bagi yang suka merokok, ungkap Sonia, abunya pun bisa menempel dan itu menimbulkan racun. Bisa meracuni anak dan keluarga.

Dengan disemprot LAVme bisa menghilangkan bau dan racun rokok serta menghilangkan polusi udara di mobil.

"Cukup kita semprot LAVme antikuman spray , bau-bau tadi bisa dihilangkan,"jelas Sonia***

Editor : Gungde Ariwangsa SH