logo

Gedung YTKI Diserrahkan Ke Kemenaker

 Gedung YTKI Diserrahkan Ke Kemenaker

Sekjen Kemensker Khairul Anwar (kanan) serah terima dengan pengurus YTKI Bomer Pasaribu (kiri).(foto,ist)
21 Desember 2019 14:56 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Setelah dilakukan beberapa kali pertemuan antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI), dengan disaksikan perwakilan Kemenkeu dan KPK, akhirnya disepakati draf berita acara serah terima Gedung/ Bangunan tersebut.

Serah terima dilakukan di kantor Kemenaker Jakarta, Kamis (21/12/2019).

Padakesempatan itu, Sekjen Kemensker Khairul Anwar menjelaskan, pihak YTKI akan menyerahkan gedung/bangunan dan aset lainnya yang berada di atas tanah Kemenaker di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav No. 44, Jakarta Selatan. Yakni berupa Gedung Utama (PPSM) YTKI di atas tanah seluas 1.600 meter persegi terdiri dari 15 lantai beserta fasilitas lainnya yang melekat. Lalu, Gedung Annex di atas tanah seluas 641 meter persegi terdiri dari 3 lantai beserta fasilitas lainnya yang melekat. Serta, Gedung Parkir Objek Perjanjian Build Operate Transfer (BOT) antara YTKI dengan PT Wisata Citra Legian (saat ini bernama PT. Wahana Citra Lestari) di atas tanah seluas 4.000 meter persegi terdiri dari 12 lantai beserta fasilitas lainnya yang melekat Ditambah Gedung Mushola di atas tanah seluas 93 meter persegi dan fasilitas lainnya yang melekat.

"Dengan penyerahan aset tanah, gedung/bangunan dan fasilitas lain yang melekat dari YTKI kepada Kemenaker, akan diberikan tenggat waktu selama 1 (satu) tahun untuk pengurusan penyelesaian status karyawan YTKI dan hal-hal yang terkait dengan penyelesaian administrasi penggunaan fasilitas gedung," jelas Sekjen Kemenaker.

Dikemukakannya, seluruh perkembangan dalam penyelesaian masalah ini, akan dilaporkan langsung kepada Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di bagian lain, pengelola YTKI Bomer Pasaribu mengatakan, pihaknya menjunjung tinggi harapan KPK, agar penyerahan gedung YTKI tidak menelantarkan karyawan. Selain itu, harapan mantan Wapres Jusuf Kalla agar YTKI lebih berperan di masa mendatang.

Editor : Gungde Ariwangsa SH