logo

Kemenhub Pastikan Penerbangan Garuda Indonesia Tidak Terganggu Pasca Pergantian Direksi

Kemenhub Pastikan Penerbangan Garuda Indonesia Tidak Terganggu Pasca Pergantian Direksi

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti (Ist)
08 Desember 2019 17:56 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan bahwa maskapai Garuda Indonesia tetap beroperasional dengan baik pasca pergantian Direksi di tubuh organisasi PT Garuda Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti memastikan, operasional penerbangan maskapai Garuda Indonesia tidak akan terganggu, karena masih ada Key Personel yang menangani operasional penerbangan. "Operasional penerbangan maskapai penerbangan Garuda Indonesia tidak akan terganggu. Apalagi telah ditunjuk pelaksana tugas sebagai penanggungjawab dalam organisasi yang mengkoordinasikan semua aspek baik manajemen, operasi, teknik dan keamanan,” kata Polana.

Polana menambahkan, sesuai ketentuan KM 25/2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara dan CASR 121.59 maka sudah tentu diwajibkan adanya accountable person yang memegang kendali penuh terhadap suatu organisasi yang berkaitan dengan fungsi operasi, teknik, keselamatan dan pelayanan.

Langkah penunjukkan Pelaksana tugas ( Plt) dimungkinkan ketika suatu perusahaan belum memiliki direktur utama yang definitif dengan catatan hanya selama 7 hari. Berikutnya sudah ada pejabat definitif dan sudah memenuhi persyaratan terkait dan telah di evaluasi oleh Ditjen Hubud.

"Dirut definitif yang ditunjuk oleh pemegang saham dan setelah itu dilakukan update terhadap lampiran izin usaha angkutan udara serta list of key person (ACL/Authorization, Condition & limition) kepada Kementerian Perhubungan" ujar Polana.

Lebih lanjut Polana memastikan bahwa, Ditjen Hubud akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh Bandan Usaha Angkutan Udara (BUAU) sesuai dengan undang-undang yang berlaku untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan. ***