logo

Ciamik Jadi Emiten Terbaik Sektor Konsumer, SidoMuncul Tepat Dianugerahi Award CNBC Indonesia

 Ciamik Jadi Emiten Terbaik Sektor Konsumer, SidoMuncul Tepat Dianugerahi Award CNBC Indonesia

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul Tbk, Irwan Hidayat menerima Award dari CNBC Indonesia
06 Desember 2019 23:59 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul Tbk diakui sebagai perusahaan yang mampu membangkitkan optimisme bagi kemajuan bangsa. Tak keliru jika CNBC Indonesia memberikan penghargaan The Best Public Company, Consumer Goods Sector kepada emiten berkode SIDO ini.

Penghargaan diterima oleh Direktur SidoMuncul, Irwan Hidayat, di Jakarta, Rabu, (4/12/19).

Penghargaan dari jaringan televisi internasional ini didasarkan sebagai bentuk apresiasi dan kinerja yang telah diraih para pelaku ekonomi dan dunia usaha sepanjang tahun 2019. Ini juga in-line dengan tema yang diusung dalam perhelatan apresiasi pelaku ekonomi yakni "Menyongsong Indonesia Bangkit 2020".

Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat mengatakan resep atau kunci sukses utama suatu perusahaan sejatinya adalah kejujuran dan keterbukaan dalam mengelola manajemen usaha. Hal ini sangat penting dalam menjaga dan mempertahankan kepercayaan para konsumen kepada produk-produk yang baik untuk publik.

“Untuk membuat konsumen percaya, banyak hal yang dilakukan seperti menjamin semua produk berdasarkan kajian ilmiah, hingga menaati peraturan pemerintah. Terlebih sebagai perusahaan publik yang harus terus diaudit dan mematuhi serta melaksanakan prinsip-prinsip Good Corporate Governance GCG).Tentu saja kami juga tidak pernah merekayasa kinerja dan apa pun karena jika kita akuntabel maka kepercayaan masyarakat akan terus meningkat" jelas Irwan Hidayat.

SidoMuncul terpilih sebagai The Best Public Company, Consumer Goods Sector karena dinilai memiliki strategi bisnis yang tepat dan jitu. Intuisi dan insting bisnis para pengelola dari lima bersaudara dalam mengelola  perusahaan jamu dan farmasi paling modern ini memiliki tiga segmen bisnis yang membuat perusahaan terdiversifikasi dengan baik yaitu herbal dan suplemen, makanan dan minuman, dan farmasi.

Selain itu ada ada tujuh penilaian lainnya yaitu: SidoMuncul dinilai dapat menghadapi tekanan pemain lain dan penjualannya bisa tumbuh sebesar double-digit pada sembilan bulan pertama di 2019.

"Sepanjang sembilan bulan pertama 2019, penjualan SidoMuncul mencapai Rp 2,1 Triliun naik hingga 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,"jelas sang kreator salah satu sukses SidoMuncul ini. 

Irwan mengaku terlepas dari kenaikan penjualan yang mencapai double digit, harga pokok penjualan hanya naik sebesar 1%. Hal ini mendorong gross profit margin perusahaan naik menjadi 54% per sembilan bulan pertama 2019, dari yang sebelumnya 51%. 

Sementara, net profit margin naik menjadi 27% dari yang sebelumnya 25%. Sedangkan laba bersih SidoMuncul tercatat senilai Rp 578 Miliar, mengimplikasikan kenaikan hingga 21% secara tahunan.

Lalu segmen herbal dan suplemen berkontribusi sebesar 67% terhadap total penjualan perusahaan. Untuk segmen makanan dan minuman berkontribusi 29%, dan farmasi berkontribusi 4%.

Menurut Irwan penetrasi ke pasar ekspor terus ditingkatkan, membuat posisi bisnis SidoMuncul semakin kinclong dan fundamental terjadi penguatan yang berkontribusi 5-6%. Ini ditandai sukses SidoMuncul menembus beberapa pasar baru di kawasan Asia Tenggara***

Editor : Gungde Ariwangsa SH