logo

Kabsor, Pelatihan Membuat Kain Tenun Ikat Diikuti 15 Ibu OAP

Kabsor, Pelatihan Membuat Kain Tenun Ikat Diikuti 15 Ibu OAP

Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Sorong, Dorce Kalami S.IP,MM/Foto; Linda Hutapea, Lensa Papua
06 Desember 2019 23:06 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sorong (Kabsor), Ir Mohammad Said Nur M.Si, Jumat (6/12/2019) secara resmi  menutup Pelatihan  membuat  Kain Tenum Ikat  yang diikuti 15 Ibu-Ibu Orang Asli Papua (OAP) selama satu bulan.

Ke 15 ibu-ibu peserta pelatihan kain tenum ikat tersebut berasal dari  tiga kampung  pada distrik Makbon, kabupaten Sorong, Papua Barat. Pelatihan  ini  menghasilkan 10 lembar  tenun ikat  bermotif kain adat suku Moi, karya  ibu-ibu OAP  itu.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk  Keluarga Berencana,Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A), Dorce Kalami  S.IP, MM, menjelaskan, bahwa  15 peserta pelatihan tersebut  akan dibagi dalam tiga kelompok.

“Sesuai  hasil pantauan instruktur bahwa di antara 15 peserta tersebut  dua  dianggap telah menguasai materi  pembuatan tenun ikat ini. Sehingga, diharapkan  tiga kelompok tersebut akan terus dilatih oleh  kedua  ibu yang dianggap sudah menguasai teknik menenun  itu,”kata  Dorce.

 Terkait estimasi pemasaran kain tenun ikat tersebut, menurut  Dorce Kalami, akan dilakukan bersama Dinas  Koperasi dan Dinas Perindustrian kabupaten Sorong.

Diharapkan, lanjutnya, kelompok  penenun tersebut  akan dibantu  dana untuk  bahan baku (benang) dan peralatan lainnya melalui  Dinas Koperasi. Sedangkan,  pemasarannya di dalam mau pun luar negeri nanti kalau sudah berjalan lancar,  akan dilakukan oleh Dinas Perindustrian.

“Salah satu lokasi pemasarannya, bisa digelar di Makbon karena  ke 15 penenun itu berasal dari daerah ini yang juga adalah kawasan objek wisata yang indah. Mudah-mudahan pelancong yang berkunjung ke daerah ini  membeli kain  tenun ikat karya para penenun tersebut,”ujar Dorce, seperti dikutip  dari ” Lensa  Papua “. ***