logo

Hasil Pra PON 2020 Pencak Silat, Kekuatan Tanah Jawa Masih Mendominasi

Hasil Pra PON 2020 Pencak Silat, Kekuatan Tanah Jawa Masih Mendominasi

Pra PON 2020 pencak silat (dok PB IPSI)
17 November 2019 15:48 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA (Suara Karya) :  Kejurnas Pencak Silat yang juga menjadi ajang Pra PON 2020 Papua baru saja berakhir. Tim pencak silat Jawa Barat menjadi juara umum wilayah I yang digelar di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Cempaka Putih dengan mengumpulkan 11 emas, 2 perak, 2 perunggu. 

 Medali  Jabar dihasilkan dari nomor tanding dan tunggal, ganda serta regu. Hal itu yang membuat tim silat Jabar tampil sebagai juara umum di wilayah 1.  Sementara peringkat II ditempati  Bali dengan 5 emas, 8 perak dan 4 perunggu. Sedangkan peringkat III Kaltim dengan 2 emas 5 perak dan 3 perunggu.

Untuk wilayah 2 di Padepokan Pencak Silat kontingen Yogyakarta meraih juara umum dengan 6 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Peringkat II ditempati Banten dengan 5 emas 1 perak dan 3 perunggu. Sementara peringkat III diraih Sumatera Barat dengan 3 emas, 3 perak dan 2 perunggu.

Sedangkan di wilayah 3, GOR Jakarta Utara juara umum diraih DKI Jakarta dengan 9 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Sementara peringkat II ditempati Jawa Timur dengan 4 emas, 7 perak dan 2 perunggu. Sedangkan peringkat III Jawa tengah dengan 3 emas, 3 perak dan 2 perunggu.

Dari hasil Pra PON 2020 itu tampak kekuatan pencak silat Indonesia belum merata dan masih didominasi kontingen dari pulau Jawa. 

Sekretaris Umum PB IPSI Erizal Chaniago
berharap Pra PON ini menghasilkan atlet handal yang tampil di PON XX di Papua tahun 2020 mendatang. Ia juga bersyukur pertandingan berjalan lancar dengan menyelesaikan semua agenda pertandingan hingga partai final dan upacara pemberian penghargaan bagi atlet yang meraih medali emas, baik dinomor tanding maupun TGR tanpa ada kendala.

"Kami bersyukur semua bisa berjalan lancar meski dengan segala keterbatasan. Dan kami berharap para atlet bisa menunjukkan prestasi yang lebih baik di PON 2020 mendatang," kata Erizal Chaniago di Jakarta, Minggu (17/11/2019).

Dari tiga wilayah yang dijadikan lokasi pertandingan Pra PON 2020, wilayah 3 GOR Jakarta Utara menjadi yang paling banyak dihadiri penonton. Ini tak lain karena selain ada kontingen DKI, juga ada kontingen Jawa Timur dan Jawa Tengah yang terkenal cukup kuat pencak silatnya.

"Ya kami bersyukur antusias masyarakat untuk menyaksikan pertandingan pencak silat cukup tinggi. Penonton di GOR Jakarta Utara penuh dan keamanan harus ekstra kerja keras. Tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar," kata Erizal.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto