logo

Sistem IDM Percepat Pembangunan Desa

Sistem IDM Percepat Pembangunan Desa

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (foto, ist)
13 November 2019 21:56 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - BOGOR: Sistem Indeks Membangun (IDM) dapat membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan desa. Demikian dikatakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, saat menjadi pembicara dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forkopimda Provinsi 2019, di Sentul International Convention Centre (SICC) Bogor, Rabu (13/11/2019).

Dia mencontohkan, Kalimantan Barat berhasil meningkatkan sebanyak 86 desa mandiri per tahun. Dari satu desa menjadi 87 desa mandiri. "Dalam kurun setahun, Gubernur Kalimantan Barat sudah bisa meningkatkan dari satu desa mandiri menjadi 87 desa mandiri. Karena mengoptimalkan website indeks desa membangun ini," ungkapnya.

Menurut dia, IDM memiliki empat item tentang desa, yakni profil, status perkembangan desa, indikasi kebutuhan desa, rekomendasi kegiatan, serta program dan anggaran. IDM direkomendasi, lanjutnya, penting untuk menjadi acuan program-program berikutnya.

Pasalnya, data-data IDM dikelola dengan Artificial Intelligence (AI). "Di dalam website Indeks Desa Membangun ini ada empat item, pertama profil desa, di sana bisa melihat lengkap profil desa yang ada di wilayah masing-masing, kedua nilai status perkembangan desa. Ketiga, indikasi kebutuhan desa, keempat rekomendasi kegiatan, program dan anggaran,” jelasnya.

Mendes mengatakan, IDM memiliki tiga komponen yaitu ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan lingkungan. IDM ini lanjutnya, bisa digunakan oleh gubernur, bupati, Kapolres, Kejari untuk mengawal pembangunan desa.

“Ini merupakan salah satu kunci keberhasilan membangun dari pinggiran, sistem yang dipakai yakni IDM," katanya. Menurutnya, data IDM juga sudah dipakai oleh Kementerian Keuangan untuk melakukan analisa penghitungan besaran dana desa.

Selain itu juga digunakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait peningkatan penghasilan di desa-desa tertinggal. “Masalah urusan di desanya belum ada internet itu akan dikoordinasikan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika,” ujarnya.

Editor : Azhari Nasution