logo

Warga Kabupaten Sorong Peringati HKN Ke-55

Warga Kabupaten Sorong Peringati HKN Ke-55

Foto:Humas Kabupaten Sorong
13 November 2019 00:45 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS:Tepatnya, Selasa ( 12/11/2019) Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong  memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55 dengan mengangkat tema “Generasi Sehat, Indonesia Unggul”.

 Pemilihan tema ini, selain dimaknai sebagai pemuncak dari upaya bersama seluruh pemangku kepentingan pembangunan kesehatan dalam lima tahun terakhir. Juga, dimaknai dengan kesiapan bidang kesehatan untuk terlibat aktif dalam pembangunan periode berikutnya yang menitikberatkan pada aspek sumber daya manusia.

Bertempat di Kantor Bupati Sorong, Bupati Dr  Johny Kamuru membacakan Sambutan Menteri Kesehatan RI, dr Terawan Agus  Putranto, intinya,momentum Hari Kesehatan ke-55 ini sebagai pengingat publik.

Pengingat, bahwa, derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta berperan serta. Utamanya, dalam upaya kesehatan, dengan lebih memprioritaskan promotif-preventif.

Hari Kesehatan Nasional atau HKN 2019 mengangkat isu soal stunting dan jaminan kesehatan nasional.   Tema yang diangkat kali ini adalah Generasi Sehat Indonesia Unggul.

 Tema tersebut merupakan salah satu bentuk pengaplikasian dari amanat yang diberikan oleh presiden tentang memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

 Dari  sambutan Menteri Kesehatan, ada dua isu kesehatan yang harus diselesaikan terkait membangun SDM itu, yaitu stunting dan jaminan kesehatan nasional. Meskipun dalam 5 tahun terakhir angka stunting telah berhasil diturunkan hingga 10 persen, tetapi stunting masih menjadi permasalahan serius yang dihadapi masyarakat.

Stunting adalah kondisi tubuh seseorang yang mengalami tubuh lebih pendek dibanding dengan orang seusianya.

 Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sejak bayi. Begitu juga dengan jaminan kesehatan yang masih banyak menuai permasalahan.

“Jaminan Kesehatan seperti BPJS misalnya masih belum sempurna. Tapi kita akan terus memperbaikinya dengan menghadirkan inovasi-inovasi kesehatan yang lebih baik," jelas Terawan Agus Putranto, Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam sambutannya.

Selain dua isu itu, yang juga akan menjadi fokus Kemenkes dalam 5 tahun mendatang adalah tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri.

Menkes, mengingatkan, HKN ke-55 ini merupakan pengingat publik, kesehatan masyarakat akan meningkat jika ada kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat itu sendiri.

''HKN ini mengingatkan masyarakat untuk memprioritaskan upaya promotif-preventif dan semakin menggalakkan serta melembagakan Germas,”katanya.

Masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku dan lingkungan sehat, serta melakukan gerakan hidup sehat, baik di keluarga, tempat kerja, tempat-tempat umum dan fasilitas lainnya.

Kementerian Kesehatan  akan melakukan berbagai kegiatan seperti Kelas Ibu Hamil,Senam Massal, Pameran Kesehatan, Deteksi Dini Penyakit Tidak menular (PTM), Sunatan Massal dan  sebagainya. Perkembangan Bidang Kesehatan di HKN 55 Ada beberapa inovasi yang sudah diluncurkan oleh Kementrian Kesehatan.

"Kita berharap Generasi Sehat yang kita perjuangkan bersama dapat menjadi SDM Unggul yang akan mengisi 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045, yang bertepatan juga dengan bonus demografi akan mengantarkan Indonesia menjadi negara yang maju, makmur dan sejahtera," tutup Terawan dalam sambutannya, seperti dikutip dari  laporan Humas  kabupaten Sorong. ***
 

Editor : B Sadono Priyo