logo

DKI Galakan Program Samtama, 22 RW Jadi Percontohan

 DKI Galakan Program Samtama, 22 RW Jadi Percontohan

TPA Bantar Gebang,Bekasi
09 November 2019 17:39 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sampah kini menjadi masalah serius bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pertambahan penduduk di Ibu Kota menjadi salah satu bertambahnya sampah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah membeberkan tiga strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam mengelola sampah di Ibu kota.

Tiga strategi tersebut yakni optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, pengurangan sampah di sumber dan membangun Intermediate Treatment Facility (ITF).

"Ada tiga strategi yang kita fokuskan. Strategi itu juga masuk dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD)," ujar Saefullah, Sabtu (9/11/2019).

Ia menyebutkan, strategi pengurangan sampah di sumber dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan menggencarkan gerakan Sampah Tanggung Jawab Bersama (Samtama).

Gerakan tersebut sementara ini difokuskan di 22 RW sebagai contoh bagi 2.927 RW lainnya di Ibu Kota.

"Gerakan Samtama ini baru ada di 22 RW yang menjadi contoh. Tapi lambat laun pasti bertambah. Masyarakat akan makin sadar untuk mengurangi sampah," tuturnya.

Editor : Yon Parjiyono