logo

David Mulana, Mengingatkan Pada Sosok Evan Dimas

David Mulana, Mengingatkan Pada Sosok Evan Dimas

David Maulana
09 November 2019 13:04 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Meggunakan nomor punggung enam dan ban kapten Tim Nasional Indonesia U19, ia mengingatkan publik kepada Evan Dimas Darmono yang mengangkat trofi Piala AFF U19 di 2013. Bahkan namanya, David Maulana, sama seperti gelandang seangkatan Evan Dimas yang ikut menyumbangkan medali perunggu di Asian Games 2018. Tapi, Bembeng –sapaan David Maulana- bukan sekedar penerus. Dia juga awalan baru untuk sepakbola Indonesia.

Dikenal sebagai pemain yang memiliki visi, jiwa pemimpin, dan mental baja, nama David mulai naik bersama Tim Nasional Indonesia U16 arahan Fakhri Husaini. Kala itu Timnas U16 yang tampil di Kualifikasi Piala AFC U16 2018 berhasil lolos ke turnamen final sebagai juara Grup G, dan berebut tiket Piala Dunia U17 dengan Australia.

Menjalani Kualifikasi Piala AFC U19 2020, David kembali memperlihatkan kualitasnya di atas lapangan. Ia mencetak gol kedua Indonesia saat mengalahkan Timor-Leste 3-1 di partai pembuka Grup K (6/11). Pada partai kedua melawan Hong Kong (8/11), Bembeng jadi arsitek gol pembuka Garuda Muda yang dicetak Bagas Kaffa sebelum mencatatkan namanya sendiri ke papan skor lewat eksekusi tendangan bebas ke kanan bawah gawang Lo Sui Kei.

Kepala Pelatih Timor-Leste, Lee Min Young, dan nakhoda Hong Kong, Thorlakur Arnason, sama-sama memuji penampilan David, terutama di partai pembuka. “Saya mengamati pemain Indonesia dengan nomor punggung enam [David], dia sangat tenang mengatur serangan dan membagikan bola ke teman-temannya,” kata Min Young.

“Nomor punggung enam [David] dan tujuh [Beckham Putra] dari Indonesia merupakan gelandang berkualitas. Saya menyaksikan pertandingan mereka secara langsung. Saya senang melihat kualitas sepakbola Indonesia terus meningkat. Pemain-pemain seperti mereka akan membuat persepakbolaan Indonesia semakin kuat,” puji Arnason.

Kekuatan yang dimiliki David dan anak-anak asuh Fakhri Husaini lainnya tidak lepas dari program Garuda Select. Fakhri sendiri mengakui bahwa dia melihat kualitas pemainnya meningkat setelah pulang dari Inggris. “Perbedaan postur paling terlihat. Mereka jadi lebih berotot setelah pulang dari Inggris. Mereka juga jadi lebih kuat dan bertenaga,” puji Fakhri.

Keluarga Baru di Tim Nasional dan Pengorbanan Orang Tua

Dari 13 pemain jebolan Garuda Select pertama yang dibawa Fakhri dalam Kualifikasi Piala AFC 2020, David selalu menjadi sosok yang bisa diandalkan oleh sang pelatih. “Harus ada sosok yang dapat jadi wakil saya di atas lapangan. Kemampuan pemimpin semata tidaklah cukup,” buka Fakhri.

“Dia harus punya fisik kuat, bagus secara teknik dan mental, serta jadi contoh bagi pemain lain. Kapten adalah orang terakhir yang boleh emosi di atas lapangan dan David melakukannya dengan baik,” jelas mantan pemain PKT Bontang ini.

Editor : Gungde Ariwangsa SH