logo

Kepada Ketua DPD RI, Senat Australia Tegaskan Soal Papua NKRI Harga Mati

Kepada Ketua DPD RI, Senat Australia Tegaskan Soal Papua NKRI Harga Mati

Ketua DPD RI La Nyalla (kiri)
09 November 2019 12:21 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - MEXICO CITY: Presiden Senat Australia Scott Ryan menegaskan bahwa integritas wilayah dan kedaulatan Indonesia atas Papua adalah harga mati yang tak perlu dibahas lagi. Penegasan itu disampaikannya dalam  pertemuan bilateral dengan Ketua DPD RI Lanyalla Mahmud Mattalitti di sela-sela sidang pimpinan parlemen MIKTA di Meksiko, Kamis (7/11/2019).

Pernyataan itu ia berikan kepada delegasi DPD RI setelah mendapat pertanyaan tajam dari Ketua DPD RI Lanyalla Mahmud Mattalitti tentang adanya oknum-oknum anti-Indonesia yang terus berkampanye dari Australia untuk merongrong kedaulatan RI khususnya tentang Papua.

Lanyalla mengatakan kelompok-kelompok ataupun okum-oknum anti-Indonesia dulu berkampanye dari Australia sampai Timor Timur sebagai propinsi ke 27 akhirnya lepas dari Indonesia. Sekarang mereka berkampanye lagi dari Australia termasuk tentang  kerusuhan yang terjadi di Papua belum lama ini. 

"Karena itu, Kami DPD RI ingin mendengar sendiri dari pimpinan Senat Australia tentang Sikap Australia terhadap masalah ini," kata Lanyalla seperti dikutip dari siaran pers DPD RI, Jumat (8/11/2019). 

Menjawab pernyataan tegas itu, pimpinan Senat Australia kembali menegaskan bahwa sepak terjang segelintir orang di Australia tak dapat menggambarkan sikap resmi pemerintah dan rakyat Australia.

Penegasan presiden Senat Australia tersebut adalah untuk kedua kalinya disampaikan kepada DPD RI tentang Papua. Sebelumnya, pada Desember 2016 presiden Senat Australia Stephen Parry juga telah menegaskan bahwa pemerintah Australia tidak akan berubah sikap tentang Papua, sebab Papua adalah bagian integral dari NKRI.

"Seperti kita tahu, akhir-akhir ini masih terdapat banyak petualang politik yang beroperasi dari Australia untuk memancing perlawanan menuju disintegrasi wilayah NKRI di Papua. Inilah sebabnya maka dalam pertemuan dengan presiden Senat Australia ini, Ketua DPD RI kembali mempertanyakan sikap pemerintah, DPR, dan Senat Australia tenang hal ini," kata La Nyalla.

Duta Besar Indonesia untuk Meksiko, Cheppy Wartono yang mendampingi Ketua DPD RI menambahkan hubungan Australia - Indonesia sudah cukup baik hanya saja diharapkan pemerintah Australia lebih aktif lagi membatasi ruang gerak petualang-petualang politik yang bisa justru merusak hubungan yang sudah terbina. Perlakuan Australia dengan Indonesia haruslah sama dengan perlakuan Australia kepada negara-negara sahabat lainnya.

Editor : Gungde Ariwangsa SH