logo

Soal Surat Tugas Retribusi Parkir, Kuasa Hukum Yakin Kliennya Tidak Terjerat Hukum

Soal Surat Tugas Retribusi Parkir, Kuasa Hukum Yakin Kliennya Tidak Terjerat Hukum

RM. Purwadi A.Saputra selaku kuasa hukum Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda. (Foto: Dharma/suarakarya.id).
09 November 2019 07:47 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - BEKASI: Kuasa Hukum Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda berkeyakinan kliennya tidak akan terjerat hukum apa yang disangkakan kepolisian atas dugaan penyalagunaan wewenang terkait surat tugas (perorangan) untuk memungut retribusi parkir di sejumlah minimarket.

"Ya, sangat yakin sekali karena retribusi yang diambil Bapenda dengan mengeluarkan surat tugas sesuai dengan aturan (dasar hukum) yang ada," kata RM. Purwadi A.Saputra kepada wartawan, Sabtu (8/11/2019).

Ia menjelaskan, kliennya dalam mengeluarkan surat tugas mengacu pada Instruksi Wali Kota Bekasi Nomor 974/128/TU tertanggal 9 Februari 2017 tentang pelaksanaan retribusi parkir.

"Jadi jelas payung hukumnya ada instruksi wali kota. Surat tugas itu sudah sesuai dengan aturan," katanya.

Purwadi menyampaikan, surat tugas yang diberikan bukan lembaga ormas melainkan ditujukan kepada personal dalam limit waktu satu bulan.

"Setiap limit waktu akan dievaluasi. Kalau memang hasilnya baik akan terus diperpanjang. Namun jika tidak baik tidak akan diperpanjang," katanya.

Menurutnya, surat tugas tersebut dalam rangka pemungutan retribusi parkir yang ada di sisi jalan atau on street. Penarikan retribusi ini tidak termasuk toko atau Indomaret di wilayah tersebut.

Kenapa demikian, karena toko dan Indomaret bagian dari usaha perorangan atau Badan. Surat tugas itu jika ingin masuk ke wilayah tersebut semuanya tergantung pengusaha.

"Jika pengusaha tersebut mengijinkan silahkan, tapi kalau tidak, tidak bisa dipaksakan. Karena wilayah toko dan Indomaret bicara retribusi bukan pajak," ujarnya.

"Jadi dugaan apa yang disangkakan kepolisian adanya penyalagunaan jabatan, jelas nyata-nyata tidak ada penyalagunaan kewenangan," lanjut Purwadi.

Belum lama ini, Kepala Bapenda Aan Suhanda memenuhi panggilan Polres Metro Bekasi. Ia dipanggil berkaitan atas dugaan penyalagunaan wewenang jabatan sebagai Kepala Bapenda. Aan Suhanda dimintai klarifkasi selama 7 jam dengan 59 pertanyaan dari tim penyidik.

Dalam kralifikasinya, Aan Suhanda telah mengeluarkan surat tugas untuk memungut retribusi parkir Indomaret di wilayah Sepanjang Jaya, Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

Sebelumnya, video aksi unjuk rasa ormas yang menuntut penguasaan lahan parkir sempat viral di media sosial.

Video itu diduga diambil saat unjuk rasa ormas pada 23 Oktober 2019 di depan SPBU Narogong, Rawalumbu.

Dalam video tersebut, telontar serangkaian tuntutan dari anggota-anggota ormas agar Pemerintah Kota Bekasi dan pengusaha minimarket "bekerja sama" dengan ormas agar mereka berhak menarik tarif parkir di minimarket. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto