logo

Seratusan Warga Yang Sempat Mengungsi Telah Kembali Ke Wamena

Seratusan Warga Yang Sempat Mengungsi Telah Kembali Ke Wamena

Sejumlah pengungsi mengangkat barang bawaannya ketika tiba dengan menumpang pesawat Hercules TNI AU di Bandar Udara Wamena, Papua, Rabu (9/10/2018). (Antara/Humas Linjamsos)
09 Oktober 2019 20:10 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan bahwa sebanyak 106 warga pendatang yang sebelumnya sempat meninggalkan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pasca terjadinya kericuhan, kini telah kembali ke Wamena.

Kembalinya para pengungsi ini menandakan situasi keamanan di Wamena telah berangsur membaik.

"Sebanyak 106 warga yang sempat mengungsi telah kembali ke Wamena. Hal ini menandakan bahwa Wamena akan aman," kata Kombes Asep di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Asep menyebut bahwa tokoh adat maupun tokoh masyarakat setempat terus menyerukan kepada warga pendatang agar kembali ke Wamena.

"Diimbau agar yang sudah kembali ke kampung halamannya agar kembali ke Wamena. Masyarakat Wamena sudah merindukan mereka. Itu karena jalinan emosional (warga asli dan warga pendatang) sudah sangat baik," katanya seperti dikutip Antara.

Kabagpenum menambahkan, meski kondisi keamanan berangsur membaik, TNI-Polri tetap berjaga di Wamena untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pasca peristiwa ricuh.

Saat ini kondisi di Wamena semakin kondusif. Hal ini tergambar dari pusat-pusat perekonomian masyarakat yang kembali dibuka, sebagian masyarakat telah beraktivitas normal dan kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah pun telah kembali normal.

Polri telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus unjuk rasa berujung ricuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, yang terjadi pada 23 September 2019 lalu.

Dari jumlah tersebut, tiga orang masih buron. "Dari 13 (tersangka) ini, 10 orang sudah ditahan dan tiga orang masih DPO (daftar pencarian orang)," kata Kombes Asep.

Dari 10 tersangka yang ditahan, tujuh tersangka diantaranya dipindahkan ke Kalimantan Timur untuk menjalankan proses hukum di Kaltim. 

     TNI Memfasilitasi

Sementara itu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto akan memfasilitasi warga yang mengungsi ke beberapa lokasi di Papua untuk kembali ke Wamena dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU).

Panglima TNI mengatakan hal itu saat menyambangi pengungsi Wamena, seperti dikutip dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu.

Pasca kerusuhan di Wamena pekan lalu, ribuan warga Wamena mengungsi ke beberapa lokasi di Papua, termasuk di antaranya Jayapura.

Panglima TNI bersama Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menkes Nila F Moeloek dan Mensos Agus Gumiwang, menyambangi pengungsi yang berada di Posko Lanud Silas Papare, Sentani Jayapura, Papua, pada Rabu ini.

Saat ini situasi Wamena mulai berangsur pulih, namun hingga Rabu pagi ini ada 152 orangt pengungsi yang masih bertahan di Posko Lanud Silas Papare, mereka menyampaikan ke Panglima TNI dan Menko Polhukam agar TNI selalu menjaga keamanan di Wamena. ***