logo

Indonesia Menari 2019 Digelar Di 7 Kota, Pendaftaran Di Solo Telah Dimulai

Indonesia Menari 2019 Digelar Di 7 Kota, Pendaftaran Di Solo Telah Dimulai

Indonesia Menari kembali di gelar di tujuh kota di Indonesia
17 September 2019 20:28 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Indonesia Menari 2019 kembali akan digelar di tujuh kota di Indonesia. Tahun lalu, acara tersebut hanya digelar di tiga kota yakni Jakarta, Bandung, Semarang dan Solo. Tahun ini bertambah tiga kota lainnya yakni Makassar, Medan dan Palembang.

Untuk di Kota Solo, pendaftaran peserta telah dimulai sejak tanggal 16 September 2019. Pendaftaran dilakukan di website www.indonesiakaya.com secara gratis tanpa pungutan biaya. Pendaftaran peserta terbuka untuk umum.

"Baik bagi para peserta yang ingin mendaftarkan komunitasnya, maupun para peserta yang ingin mendaftar secara perorangan. Untuk pendaftar atas nama komunitas, minimal membawa lima orang peserta dan maksimal tujuh orang peserta," jelas Direktur Program www.indonesiakaya.com, Renitasari Adrian, di Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/9/2019).

Tahun ini, Indonesia Menari ditargetkan diikuti sebanyak 6.500 peserta di tujuh kota. Peserta  akan bersama-sama menari dan menunjukkan kemampuan mereka untuk memperebutkan total hadiah ratusan juta.

Renitasari juga mengatakan penambahan kota tempat digelarnya Indonesia Menari tersebut salah satunya karena besarnya antusias masyarakat di berbagai daerah. Indonesia Menari telah dimulai sejak tahun 2012 lalu.

"Setelah menambah kota Semarang tahun lalu, tahun ini kami menambah lagi 3 kota besar, yaitu Makassar, Medan, dan Palembang sebagai tuan rumah," jelasnya lagi.

Indonesia Menari akan dilangsungkan dengan bentuk tarian massal koreografi. Tarian tersebut menggabungkan gerakan tari tradisional nusantara dan tarian modern dengan durasi 4 menit yang diiringi musik tradisi yang diaransemen.

"Tahun ini kami mengajak produser muda Jevin Julian untuk menggarap musik Indonesia Menari. Sebanyak 6 lagu daerah yaitu Anging Mamiri, Ondel-Ondel, Sik Sik Si Batu Manikam, Dek Sangke, Gundul-Gundul Pacul, dan Manuk Dadali akan diaransemen dengan musik bernuansa elektronik khas Jevin Julian," paparnya.

Selain itu, penyelenggara juga menunjuk kembali, Ufa Sofura  untuk menjadi koreografer. Penari yang juga pernah menjadi juri audisi Indonesia Menuju Broadway ini mengemas gerakan tari tradisional secara modern.

Para peserta dapat menyaksikan tutorial gerakan Indonesia Menari 2019 melalui www.indonesiakaya.com/indonesiamenari. Mereka diwajibkan untuk mengikuti gerakan tari yang telah dikonsep, namun gerakan ini terbuka untuk dikreasikan oleh para peserta kelompok misalnya berkreasi di pola lantai/blocking, variasi tinggi rendah pada setiap gerakan. ***

Editor : Yon Parjiyono