logo

PDIP Solo Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Dan Wakil Wali Kota

PDIP Solo Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Dan Wakil Wali Kota

Pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa mendaftar di DPC PDIP untuk maju dalam Pilkada Kota Solo
16 September 2019 21:24 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota membuka pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo yang akan maju dalam Pilkada Kota Solo 2020 mendatang. Pendaftaran dibuka mulai Senin (16/9/2019) hingga satu bulan mendatang. Pada hari pertama dibuka, pasangan Achmad Purnomo - Teguh Prakosa menjadi pendaftar perdana.

Achmad Purnomo saat ini tercatat sebagai Wakil Wali Kota Solo sedangkan Teguh Prakosa adalah anggota DPRD Kota Solo yang juga sekretaris DPC PDIP Kota Solo. Mereka mendaftar di Kantor DPC PDIP Senin sore. Keduanya mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan berkas untuk syarat pendaftaran.

"Meskipun pendaftaran dibuka tapi PDIP telah secara bulat mengusung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa," jelas Ketua DPC PDIP Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo.

Sehingga tidak ada peluang bagi calon lainnya untuk diusulkan ke DPP. Berkas pendaftaran akan dikirimkan ke DPD PDIP Jawa Tengah dan DPP di Jakarta. Selanjutnya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan memberikan rekomendasi.

Sebelumnya, DPC PDIP Kota Solo telah melakukan penjaringan secara tertutup di tingkat ranting dan anak cabang. Dalam penjaringan tersebut tidak ada nama putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. 

"Sudah secara bulat memberikan suara kepada pak Pur dan pak Teguh. Tidak ada nama lain," jelas Rudy lagi.

Penjaringan nama yang dilakukan secara tertutup tersebut telah sesuai dengan peraturan partai. Dimana jika perolehan suara atau kursi 10-24 persen, penjaringan dilakukan secara terbuka. Namun jika diatas 25 persen, penjaringan dilakukan secara tertutup. Sementara perolehan kursi PDIP di DPRD Solo mencapai 62 persen.

"Untuk calon dari luar ya tertutup, karena sudah bulat seperti itu," ujarnya. ***

Editor : Azhari Nasution