logo

5.000 Penari Jaranan Meriahkan Hari Tari Sedunia Di Kota Solo

5.000 Penari Jaranan Meriahkan Hari Tari Sedunia Di Kota Solo

Ribuan penari jaranan berlatih menari dan membuat lonfigurasi untuk memperingati Hari Tari Sedunia tanggal 29 April 2019
25 April 2019 21:26 WIB

Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Hari Tari Sedunia di Kota Solo, Jawa Tengah akan dimeriahkan dengan pagelaran 5.000 penari jaranan. Ribuan penari itu akan membawakan tari jaranan karya S Pamardi, yang juga seorang dosen tari ISI Surakarta, di Stadion Sriwedari Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019).

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, Kinkin Sultanul Hakim, kepada wartawan di Balai Kota Solo, Kamis (25/4/2019), ribuan penari tersebut merupakan pelajar mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Solo.

"Tarian ini dibawakan oleh anak-anak dan selama ini menjadi materi ekstrakulikuler tari," katanya.

Menurut Kinkin, dipilihnya tarian ini untuk memperingati Hari Tari Sedunia karena ingin melestarikan salah satu tarian gaya Solo dan sekaligus membangun pengetahuan tari jaranan dengan cara mengajak anak-anak usia SD dan SMP untuk melestarikan tari jaranan.

Ribuan penari tersebut tidak hanya sekedar menari tetapi juga membentuk konfigurasi pulau-pulau di Indonesia. Selain itu juga tulisan "Solo Menari 2019" dan "Solo Kota Budaya" dengan durasi 15 menit.

"Kami sudah berlatih sejak beberapa minggu lalu setiap Sabtu dan Minggu," katanya lagi.

Selain 5.000 penari jaranan acara peringatan Hari Tari Sedunia 2019 juga akan dimeriahkan dengan acara 24 Jam Menari oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. 24 Jam Menari akan dimulai tanggal 29 hingga 30 April 2019 yang akan dibawakan enam orang penari. Keenam penari tersebut akan membawakan masing-masing dua buah karya tari di sekitar Kampus ISI Solo. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto