logo

Pertamakali Festival Ondel-ondel Betawi, Jakarta Timur Raih Juara

Pertamakali Festival Ondel-ondel Betawi,  Jakarta Timur Raih Juara

22 April 2019 06:30 WIB

Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA:   Untuk pertama kalinya di DKI Jakarta diselenggarakan Festival Ondel-ondel Betawi yang berlangsung di  Anjungan DKI Jakarta Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur, Minggu (21/4/2019).

Sebanyak 75 peserta atau 150 ondel-ondel mengikuti festival yang dibuka Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Gumilar itu.

Para peserta  mengikuti Pawai Budaya di sekitar Plaza Tugu Api Pancasila dalam rangka peringatan HUT ke 44 TMII yang disaksikan Dirut TMII  Tanribali Lamo dan para pejabat  perwakilan pemerintah  provinsi se Indonesia. 
Setelah itu baru  diumumkan pemenangnya oleh Dewan Juri yang diketuai Ahmad Supandi dari Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB).

Keluar sebagai Juara I Ondel-ondel dari sanggar Irma Irama dari Jakarta Timur, Juara II Ondel ondel Karya Panjak Betawi dari Kemayoran Jakarta Pusat, dan Juara III Ondel-ondel Sanggar Aljabar dari Cempaka Putih Jakarta Pusat. Sedangkan Juara Harapan I diraih grup Kramat Siti, Kecamatan Senen dan Harapan II grul Sani Kewi, Kemayoran.

Kepala Graha Wisata dan Anjungan DKI Jakarta Fadlan Zuhran dan Ketua Panitia Festival Ondel-ondel, Triwarni berkenan memberikan piala dan hadiah uang pembinaan kepada para pemenang.

Berturut turut dari Juara I sampai Harapan II hadiah pembinaannya  masing masing Rp10 Juta, Rp9 Juta, Rp8 Juta, Rp5 Juta dan Rp4Juta.

Dalam sambutannya Gumilar mengapresiasi Unit Pengelola  Anjungan DKI ini yang telah  menyelenggarakan festival ondel-ondel Betawi yang pertama kali kalinya.

"Tentunya Pemprov DKI  sangat berkepentingan untuk pemberdayaan dan pelestarian ondel ondel  sebagai salah satu ikon Betawi," kata Gumilar yang mewakili Kadisparbud DKI Jakarta itu. Karena itu  festival ini
diharapkan dapat memberdayakan para pelaku Ondel-ondel agar tidak ngamen di jalanan.

Sementara Fadlan Zuhran  berharap festival ini dapat berlanjut lebih baik lagi. "Animo peserta bukan main besarnya," kata Fadlan.

Triwarni selaku panitia mengakui besarnya antusiame peserta. "Festival ini diikuti sanggar sanggar dan komunitas dari Kepulauan Seribu dan  Jabodetabek. Waktu penilaian  Sabtu kemarin dimulai dari bikin rangka ondel ondel sampai merias diberi waktu 30 menit tiap grup. Ada yang memakai bulu mata, kumis asli dan ada pula matanya yang menyala,"  ujar Triwarni.

         Tak Sesuai Pergub 11/2017

Ahmad Supandi dari LKB selaku ketua dewan juri mengakui Festival Ondel ondel ini baru pertama kalinya. Karena itu dalam penilaiannya kali ini tak sepenuhnya  menganut  Pergub (Peraturan Gubernur) nomor 11 tahun 2017. Yaitu ondel-ondel sebagai ikon Betawi harus berwajah ramah, yang lelaki berwarna merah, yang perempuan wajahnya harus cantik warna putih dan kupingnya memakai anting atau giwang. "Di sini hampir semua tanpa giwang atau anting," kata Supandi.

Bahkan terlihat ada sepasang ondel ondel yang giginya tongos dan pipinya gembul.  ***