logo

Bawaslu Kabupaten Bekasi Temukan Penyalagunaan C6 Di Pemilu 2019

Bawaslu Kabupaten Bekasi Temukan Penyalagunaan C6 Di Pemilu 2019

Ilustrasi
18 April 2019 15:21 WIB

Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - CIKARANG: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi menemukan sejumlah pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019.

"Temuan itu diduga mengandung unsur pelanggaran. Berbagai temuan dan laporan pada saat hari pencoblosan itu kini ditangani Bawaslu Kabupaten Bekasi," kata Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadadi, di Cikarang, Kamis (18/4/2019).

Diungkapkan, berbagai temuan itu, ada satu yang diduga mengandung unsur pelanggaran yakni warga yang menyalahgunakan C6 milik orang lain untuk mencoblos. Temuan itu terjadi di dua tempat yakni di TPS 59 dan 70 Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan.

“Dua orang yang menggunakan C6 orang lain. Yang jelas (identitas orang yang menggunakan C6 orang lain) ber-KTP luar Cikarang Selatan,” kata.

Akbar menyampaikan, temuan dugaan pelanggaran tersebut masih dibahas di Gakkumdu.

“(Bukti yang dimiliki) wawancara dan dokumen foto C6,” ujarnya.

Bawaslu Kabupaten Bekasi juga menemukan permasalahan lain saat pelaksanaan pemungutan suara kemarin.

Sederet temuan dan laporan tersebut yakni, keterlambatan pengiriman logistik di dua desa, yaitu Desa Karangharja dan Desa Karangasih, Cikarang Utara.

“Sehingga di semua Desa Karangasih petugas KPPS baru membuka TPS pukul 10 pagi. Sedangkan Desa Karangharja ada 2 TPS dibuka jam 10,” ungkapnya.

Dari data yang ada, lanjutnya, Cikarang Utara juga hampir merata C1 plano TPS tidak dapat. Lebih banyak tersebar di tiga desa di Cikarang Utara.

Selain di Cikarang Utara, permasalahan juga ditemukan di beberapa TPS di Kecamatan Babelan.

"Ada beberapa tempat pemungutan suara yang tidak ada C7 dan A3 DPT yang seharusnya ditempel di papan pengumuman tiap TPS," katanya. ***

Editor : Pudja Rukmana