logo

Hari Tenang Kiai Ma'ruf Bercengkraman Dengan Keluarga

Hari Tenang Kiai Ma'ruf Bercengkraman Dengan Keluarga

15 April 2019 18:56 WIB

Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Calon Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menikmati hari tenang jelang pencoblosan Pilpres 2019 ini, dengan bercengkrama bersama keluarga. Kiai Ma’ruf memilih menemani cucu tercintanya, sambil menyapa warga di sekitar kediamannya di Jalan Situbondo, nomor 12, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2019).

"Alhamdulillah, hari ini saya dan Bu Wury bisa bersantai bersama keluarga. Pesan saya, jangan lupakan keluarga," ujar ulama yang berpasangan dengan Joko Widodo dalam kontestasi Pilpres 2019 ini. 

Menurut KMA, keluarga merupakan harta berharga. Sebab itu, Ketua Umum MUI ini mengimbau agar menjaga keluarga. "Semoga keluarga kita semua selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'ala,” ujar Kiai Ma’ruf, setelah berjalan-jalan di Taman Kodok, yang tak jauh dari kediamannya.

Senin pagi tadi, selepas salat Subuh dan membaca dzikiran rutin yang Istiqomah, Kiai Ma’ruf sempat berolahraga menggunakan sepeda statis. Mantan Rais Aam PBNU itu ditemani istrinya, Nyai Wury Estu Handayani. 

Selepas olahraga dan sarapan bersama sang istri, Kiai Ma’ruf menyimak berita terkini dari sejumlah koran dan televisi.
Menjelang siang, Cucu terkecil Kiai Ma’ruf, Zaitunah, yang masih berusia tiga tahun, tiba bersama sang ibu, Siti Haniatunnisa, yang akrab disapa Ning Hani. Ning Hani adalah putri bungsu dari Kiai Ma’ruf.

“Beginilah, kalau sedang santai di rumah. Menemani cucu bermain susunan abjad, bermain bola dan berjalan-jalan ke sekitar rumah sambil menyapa, bersilaturahmi dengan warga  sekitar,” imbuh Kiai Ma’ruf.

Menariknya, ada yang berbeda saat Kiai Ma’ruf berjalan-jalan di Taman Kodok. Mustasyar PBNU itu tak mengenakan sarung dan Koko khasnya. Tapi mengenakan t-shirt putih berkerah, celana training putih dan sneaker biru. Peci hitamnya diganti dengan topi.

“Inikan sedang olahraga sambil menemani cucu. Saya senang sekali Zaza tumbuh dengan sehat dan ceria,” pungkasnya.

Editor : Gungde Ariwangsa SH