logo

Katarak Serang Usia Produktif, Irwan Bersama SidoMuncul Massifkan Operasi Gratis

Katarak Serang Usia Produktif, Irwan Bersama SidoMuncul Massifkan Operasi Gratis

Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat mensupport komitmen Christine Hakim dengan membantu melakukan operasi katarak gratis bersama Perdami Jakarta dan RS Antam Medika di Jakarta Timur
13 April 2019 23:58 WIB

Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Fakta bahwa saat ini tak hanya usia lanjut usia (lansia) sebagai pelanggan penderita katarak cukup mengejutkan Bos SidoMuncul, Irwan Hidayat.

Irwan mengaku, memang sudah sejak 10 tahun yang lalu dia mengetahui kalau angka penderita katarak di Indonesia cukup besar. Bahkan juga mengetahui kalau angka penderita katarak terus meningkat dari tahun ke tahun karena memang penyakit ini secara alami secara alamiah harus dihadapi usia-usia lansia.

Hanya yang membuat kegelisahan filantropi yang juga dikenal sebagai penggagas operasi katarak gratis perusahaan jamu tersebut, karena ancaman katarak banyak diderita usia produktif.

“Yang mengejutkan saya adalah masyarakat kita yang terkena buta katarak ternyata banyak di usia-usia 45 hingga 50 tahun. Golongan usia ini, termasuk usia produktif dan akan menjadi beban untuk keluarga jika tidak cepat disembuhkan. Ini sangat memprihatinkan dan perlu kita cepat bantu, karena mereka.menjadi tumpuan keluarga,” ucap Irwan Hidayat disela-sela penyerahan bantuan cuma-cuma operasi katarak di wilayah Jakarta Timur, Senin (8/4/2019).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Ketua Perdami Cabang DKI Jakarta dr. Elvioza, SpM (K) bahwa penduduk negara beriklim tropis, seperti Indonesia, memang lebih rentan terkena katarak karena paparan sinar ultra violet.

“Kalau di negara sub-tropis biasanya penderita karatak itu berusia 60 tahun ke atas. Di Indonesia angkanya dikurangi 15 tahun. Artinya sekitar usia 45 tahun sudah berisiko terkena katarak,” jelasnya.

Selain terlalu banyak terpapar sinar ultra violet, diabetes, darah tinggi dan beberapa penyakit lain juga bisa menyebabkan katarak di usia produktif.

Untuk mengurangi angka penderita katarak termasuk mereka di usia produktif, PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul, Tbk melalui produk unggulannya Tolak Angin, bersama dengan Christine Panjaitan, penyanyi lagu-lagu melankolis era tahun 90-an, RS Antam Medika dan Pesatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jakarta menggelar kegiatan operasi katarak gratis di RS Antam Medika, Jakarta.

Sebanyak 30 penderita katarak berhasil dioperasi, sedangkan target 71 mata lainnya akan menjalani operasi pada penyelenggaraan kegiatan sosial selanjutnya.

Operasi katarak yang diselenggarakan oleh perusahaan jamu terkemuka itu bukan yang pertama kalinya. Sejak dilaksanakan tahun 2011 hingga kini, operasi katarak gratis tersebut sudah mengoperasi 52.000 mata.

Jumlah tersebut tersebar di 27 provinsi, 211 kota dan kabupaten, serta melibatkan 239 rumah sakit atau klinik mata di seluruh Indonesia.

Irwan menyebut komitmen perusahaan yang didirikan oleh keluarga besarnya dengan kepeloporan Ny Rahmat Sulistio yang tak lain adalah Oma (nenek ya-Red) yang tak lain generasi awal SidoMuncul di tahun 2019 ini akan menambah jumlah operasi katarak gratis secara massif, agar semakin banyak orang yang bisa melihat kembali.

“Tahun lalu (2018) kami memutuskan hanya mengoperasi 1.200 mata, tapi tahun ini kami masuk lagi ke 12.000 hingga 15.000 mata. Ini juga atas pesan mendiang Mami saya, Ibu Desy Hidayat, ” ungkap Irwan.

Operasi katarak gratis SidoMuncul telah memasuki tahun kedelapan dan telah dilaksanakan di 27 provinsi, 211 kota dan kabupaten di 239 rumah sakit atau klinik mata di seluruh Indonesia.

Christine Pandjaitan yang kebetulan sahabat Irwan Hidayat yang kini didaulat Partai Golkar untuk menjadi caleg DPR RI Jakarta Timur mengapresiasi kerja konkret SidoMuncul membantu banyak orang yang menderita katarak.

Dengan adanya kegiatan ini, perempuan cantik berdarah Batak mengharapkan dapat mengurangi angka penderita katarak, khususnya di Jakarta. Selebritas ini  juga menghimbau masyarakat tidak perlu takut dan berani menghapus persepsi bahwa operasi katarak adalah sesuatu yang membahayakan dan menakutkan, karena satu-satunya cara untuk sembuh dari katarak hanya dengan operasi

Irwan menegaskan kedepannya, tak hanya operasi katarak gratis, SidoMuncul pun berencana untuk melakukan operasi bibir sumbing gratis, menyalurkan bantuan untuk lansia, rumah singgah kanker, dan penderita talasemia***

Editor : Azhari Nasution