logo

Kemensos Sikapi Kasus Perundungan Anak Di Kalbar

Kemensos Sikapi Kasus Perundungan Anak Di Kalbar

Menaos Agus Gumiwang Kartasasmita. (foto,ist)
12 April 2019 12:02 WIB

Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sejumlah langkah dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, guna menyikapi kasus yang sedang viral di berbagai media, terkait kasus bullying atau perundungan anak berinisial A di Pontianak, Kalimantan Barat.

"Pertama adalah asesmen awal dan pendampingan oleh Satuan Bhakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) kepada anak korban. Hasil dari asesmen awal diperoleh informasi tentang kronologis kejadian kekerasan yang dialami korban," tutur Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (11/4/2019) malam.

Tim Sakti Peksos, lanjutnya, juga telah melaksanakan koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan kasus antara lain Polresta Pontianak, Dinas Sosial, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Balai Pemasyarakatan, Kementerian PPPA.

Sakti Peksos berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (PK BAPAS), dan keluarga korban, dalam upaya mediasi mendorong penyelesaian kasus melalui pendekatan keadilan restoratif/diversi.

"Berikutnya akan dilaksanakan Case Conference atau pembahasan kasus secara terbatas dengan para pihak terkait, baik tingkat pusat dan daerah untuk menyiapkan langkah-langkah strategis penanganan kasus," tutur Mensos.

Dikatakan lebih lanjut, upaya strategis lain yang dilakukan adalah mendorong penyampaian informasi yang akurat dan berimbang, terkait dengan pemberitaan kasus, serta menjamin hak kerahasiaan pada anak korban dan pelaku.

"Diperlukan pula pendampingan psikososial kepada pelaku yang tertekan dengan tahapan pemeriksaan kasus yang dijalaninya, serta menghindarkan munculnya stigmatisasi pada korban dan pelaku," ungkapnya.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto