logo

Jelang Pilpres, Apindo Apresiasi Pemerintah Jamin Keamanan Dunia Usaha 

Jelang Pilpres, Apindo Apresiasi Pemerintah Jamin Keamanan Dunia Usaha 

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)  Sulawesi Selatan, La Tunreng (Paling Kanan).
18 Maret 2019 20:55 WIB

Penulis : Agung Elang

SuaraKarya.id - MAKASSAR: Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)  Sulawesi Selatan, La Tunreng mengajak para pelaku usaha agar mempersiapkan diri guna menyongsong era revolusi industri 4.0.

La Tunreng mengungkapkan, perkembangan era digital saat ini tumbuh sangat cepat, oleh karenanya Apindo segera melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha guna menghadapi tantangan tersebut.

"Saat ini kita tidak lagi minta dilayani. Akan tetapi harus bisa melayani," ujar La Tunreng di sela-sela diskusi panel Apindo Sulawesi Selatan, di salah satu hotel di Kota Makassar, Senin (18/3/2019).

La Tunreng juga mengapresiasi pemerintah dalam menjaga kondisifitas dan menjamin kemanan kepada pelaku bisnis di tahun politik menjelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang akan berlangsung 17 April nanti.

"Pada dasarnya, menjelang kontestasi Pilpres dan Pileg kali ini, tidak mempengaruhi iklim dunia usaha.  Karena, pemerintah dapat menjamin keamanan bagi pelaku usaha," ujar La Tunreng yang juga Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan ini.

Apindo berharap pelaksanaan Pemilu yang tinggal beberapa pekan ke depan, dapat tercipta situasi yang aman dan kondusif. Sehingga geliat ekonomi tetap tumbuh.

"Karena, bila situasi negara tidak aman, maka pelaku usaha akan menahan produksinya hingga menunggu kepastian politik. Akibatnya penerimaan negara jadi berkurang. Tapi, kami optimis Pemilu kali ini berjalan damai," jelasnya.

Pihaknya juga mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan  industri dan pelaku Usaha Kecil dan Mikro (UKM) yang dinilainya cukup strategis dalam menyumbang perekonomian nasional. 

"Dunia usaha memberikan kontribusi cukup besar sebagai   sumber APBN, yang hampir tujuh pululuh lima persen. Kalau ada gangguan, sudah barang tentu akan menghambat perekonomian nasional," ujarnya.

Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah mengajak Apindo untuk membahas lebih dalam mengenai dunia usaha khususnya di Sulsel. Hal ini disampaikan Nurdin Abdullah saat menghadiri diskusi panel tersebut.

“Mungkin kita akan ajak Apindo untuk duduk bersama membahas ini dunia usaha. Saya yakin Sulsel ini akan menjadi provinsi yang sangat ramah investasi,” ujar Nurdin Abdullah dalam sambutanya.

Olehnya itu mantan Bupati Bantaeng dua periode ini sangat yakin jika Sulsel dibawah kepemimpinannya akan menjadi daerah penghasil produk ekspor terbesar di Indonesia. Diketahui, dalam waktu dua bulan terakhir, dengan berkoordinasi kementerian pertanian telah dua kali melakukan ekspor hasil pertanian ke berbagai negara.

“Saya ingin menjadikan Sulsel ini untuk menjadi Provinsi yang menghasilkan produk ekspor ke luar negeri yang besar terutama untuk produk pertanian,” ucapnya. 

Nurdin Abdullah  membuktikan kepeduliaannya terhadap dunia usaha. Dibawah kepemimpinannya bersama  Andi Sudirman Sulaiman, dunia usaha akan semakin dipermudah. Ini disampaikan langsung Nurdin kepada Apindo dan Pelindo.

“Kalau timur mau maju, harus mulai dari Sulsel, karena Sulsel ini dari dulu sebagai gerbang Indonesia bagian timur,” katanya.

Dunia usaha pun diharapkan memberikan masukan kepada Pemerintah, sehingga mempermudah dalam mengambil kebijakan yang memihak dunia usaha.

“Jangan pengusaha yang mengemis sama pemerintah, tapi pemerintah harus hadir untuk menyediakan itu. Sekarang kita akan berkolaburasi baik dunia usaha, pendidikan maupun dengan pemerintah Sulsel,” tuturnya.