logo

Kaum Ibu Di Bekasi Rindu Pemimpin Peduli Umat Islam

Kaum Ibu Di Bekasi Rindu Pemimpin Peduli Umat Islam

Caleg H Sukismo SH (baju putih) di tengah para calon pemihnya. (foto, ist)
14 Maret 2019 16:58 WIB

Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - BEKASI: Ratusan kaum ibu majelis taklim RW.011 perumahan Bekasi Jaya Indah, Kecamatan Bekasi Timur mengaku siap membantu para calon legislatif (Caleg) yang mendukung kemajuan Islam di negeri ini.

Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Bekasi PKS No urut 7 Dapil 1 Bekasi Timur dan Bekasi Selatan H Sukismo SH menilai, kaum ibu di RW 011, Perumahan Bekasi Jaya Indah tersebut, sangat rindu dengan pemimpin yang membela kepentingan umat Islam.

"Semua orang ingin merasakan perubahan di negeri ini, Insya'a Allah bila saya terpilih nanti saya akan berjihad dalam memperjuangkan kepentingan umat islam di Kota Patriot ini," tutur caleg yang sangat aktif dengan  kegiatan sosial ini, di Bekasi, Rabu (13/3/2019).

Terkait persiapan Pileg, dirinya mengaku sudah sering blusukan ke masyarakat, setiap harinya bersosialisasi langsung, bertatap muka dengan tokoh masyarakat, para pengurus wilayah RT/RW, pengajian ibu-ibu dan bapak-bapak, serta komunitas kemasyarakatan sambil menjelaskan program-program untuk kesejahteraan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, saya sudah banyak turun dan bersosialisasi bertemu dengan masyarakat dan menjelaskan tentang program-program PKS baik program Caleg untuk kota Bekasi maupun program Nasional PKS. Seperti RUU perlindungan ulama dan tokoh agama, SIM seumur hidup, penghapusan pajak kendaraan bermotor dan bebas pajak penghasilan 8 juta ke bawah, hal ini merupakan program - program yang pro rakyat, yang harus di dukung oleh masyarakat," papar Sukismo.

Dia juga berharap perhelatan Pileg mendatang dapat berjalan dengan tertib dan lancar, tanpa ada gangguan dari pihak manapun.

"Insya'a Allah aman dan semoga pelaksanaan Pileg nanti berjalan lancar tanpa adanya perpecahan umat, dan Calon Presiden Kita Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa menjadi pemimpin Indonesia 5 tahun ke depan," tutur dia.

Editor : Azhari Nasution