logo

Mimpi Besar SidoMuncul, 2019 Selesaikan 12 Ribu Operasi Mata Katarak

Mimpi Besar SidoMuncul,  2019 Selesaikan 12 Ribu Operasi Mata Katarak

Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat menyerahkan bantuan Operasi Katarak Gratis di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan
17 Februari 2019 23:59 WIB

Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - MAKASSAR: PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul Tbk berobsesi akan selesaikan target program Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat berkemampuan rendah pada tahun 2019.

Direktur SidoMuncul, Irwan Hidayat mengatakan mimpi besar SidoMuncul adalah meringankan beban dan membahagiakan penderita katarak dengan melakukan operasi gratis.

Irwan yang dikenal sebagai filantropi ini bertekad di tahun 2019, SidoMuncul dapat menyelesaikan operasi katarak gratis dengan target sebanyak 12 ribu mata.

Kota Makassar menjadi salah satu pelaksanaan operasi katarak gratis di awal 2019 ini. Sebanyak 150 penderita katarak berkesempatan dilakukan operasi gratis di dua rumah sakit di Makassar yakni RS Bhayangkara pada 14 Februari dan RS Universitas Hasanuddin pada 15 Februari 2019.

"Saya berkeyakinan untuk 2019 yang kita targetkan sebanyak 12 ribu pasien, bisa kita lakukan operasi katarak secara gratis,"ujar Irwan Hidayat, di sela-sela mengikuti operasi katarak di RS Bhayangkara, Makassar, Kamis (14/2/2019).

Sulung dari lima bersaudara generasi ketiga SidoMuncul ini menceritakan kilas balik mengapa perusahaan jamu yang beroperasi di Ungaran, Kabupaten Semarang mengawali pelaksanaan operasi katarak gratis untuk masyarakat kecil.

Awalnya, waktu itu karena ramainya pemberitaan media nasional terutama di televisi pada 2011.

"Fakta di lapangan menunjukkan sebanyak 2,4 Juta orang di Indonesia menderita katarak dan yang menjadi keprihatinan, setiap tahun angkanya terus bertambah,"ungkap Irwan mengutip berita pers.

Dari kondisi ini, kata Irwan, pada 2011, ketika awal dilaksanakan program operasi katarak gratis, SidoMuncul baru menargetkan sebanyak 5000 pasien penderita katarak. Namun, itu pun, lanjutnya, hanya sebanyak 2000 pasien yang bisa tercapai pada awal program tersebut berjalan.

"Karena dulu mencari pasien sangat sulit, selain rumah sakit yang mau melakukan operasi mata gratis juga tidak tersedia. Kalau pun dokternya kita sediakan ada, giliran pasiennya sulit dicari yang sudah secara medis siap operasi. Tapi lama kelamaan terus bertambah dan sekarang sudah 51.800 mata," uraiI rwan Hidayat.

Operasi katarak gratis SidoMuncul di Makassar ini atas kerja sama dengan institusi Polri. Momentum itu bersamaan dengan digelarnya Rakernis Polri di Hotel Swiss Bell, Makassar, Rabu (13/2/2019)

Sementara itu, Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol. Dr Eko Indra Heri S, MM mengatakan program operasi katarak secara cuma-cuma ini, betul sangat membantu masyarakat yang kurang mampu. Sehingga diharapkan program ini bisa terus bersinergi antara SidoMuncul dan Polri.

"Saya tadi berkeliling di RS Bhayangkara. Saya temui, masyarakat yang dirawat mengaku sangat bermanfaat adanya program ini dan mereka bersyukur serta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam sudah dilakukan operasi gratis," ungkap Eko Indra Heri S,

Program sosial SidoMuncul tersebut ternyata mendapat banyak apresiasi, bukan hanya dari pejabat daerah setempat, tapi juga dari para pasien peserta operasi katarak gratis

Suharsih (70), warga kurang mampu penderita katarak asal Kecamatan Sukamaju, Luwu Utara merasakan perubahan besar dalam hidupnya. Di usia senjanya, Suharsih ingin melihat secara normal, seperti tatkala mudanya. Penyakit katarak yang nyaris membutakan penglihatannya, itu kini tak membebaninya untuk melanjutkan sisa hidupnya.

"Jelas sangat terbantu dan beban ini, alhamdulillah sudah terkurangi. Saya mewakili Ibu saya sangat berterima kasih kepada SidoMuncul,” ungkap Sriwardaningsih (40), anak Ibu Suharsih, pasien operasi gratis di RS Bhayangkara, Makassar***

Editor : Gungde Ariwangsa SH