logo

Dinkes Kabupaten Bekasi Selesaikan Akreditasi Sembilan Puskesmas Di Tahun 2019

Dinkes Kabupaten Bekasi Selesaikan  Akreditasi Sembilan Puskesmas Di Tahun 2019

Peresmian Puakeamas Cibatu, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. (Foto: Dedi Juneska/suarakarya.id).
11 Februari 2019 21:55 WIB

Penulis : Dharma/Ded

SuaraKarya.id - CIKARANG: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi mencatat dari sekitar 44 Puskesmas yang ada di wilayah itu, 9 diantaranya belum terakreditasi.

Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bekasi Wawan Hermawan mengatakan, pihaknya tengah berupaya menyelesaikan proses akreditasi bagi 9 Puskesmas tersebut.

"Kita targetkan 2019 ini proses akreditasi dari Kementerian Kesehatan RI selesai, kita sedang kejar terus," kata Wawan, di Cikarang, Senin (11/2/2019).

Dia merinci ke 9 Puskesmas yang belum terakreditasi itu yakni Puskesmas Cikarang, Puskesmas Cibatu, Puskesmas Setu 2, Puskesmas Sukaraya, Puskesmas Tridaya Sakti, Puskesmas Bahagia, Puskesmas Setiamulya, Puskesmas Wanajaya dan Puskesmas Setia Mekar.

Menurutnya, akreditasi bagi tempat pelayanan medis seperti Puskesmas, merupakan sebuah kewajiban yang diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan nomor 75 tahun 2014 untuk menjamin mutu pelayanan medis kepada masyarakat.

“Ini juga penting untuk memaksimalkan layanan BPJS. BPJS tidak mau kerja sama kalau fasilitas kesehatan tidak terakreditasi,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Wawan, untuk mendapatkan akreditasi ini, setiap Puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan lainnya harus melalui tahap penilaian mencakupi tiga hal penting diantaranya; sistem administrasi puskesmas, sistem pelayanan puskesmas serta upaya keterlibatan masyarakat dibidang kesehatan.

“Penilaian ini yang nantinya akan dilakukan tim surveyor dari Kementrian Kesehetan RI untuk menentukan grade-nya,” katanya.

Wawan berharap, dengan selesainya akreditasi di semua Puskesmas maka pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dapat lebih baik dan meningkat lagi ke depannya.

"Kami berharap setelah semua puskesmas mendapat penilaian akreditasi pelayananaya bisa lebih lagi sehingga menjadi andalan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," ujar dia. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto