logo

BNN Ajak Komunitas Binaraga Perangi Narkoba

BNN Ajak Komunitas Binaraga Perangi Narkoba

Komunitas binaraga perang terhadap narkoba.
10 Februari 2019 18:00 WIB

Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA:Terlalu kerdil apabila memandang olahraga hanya dari urusan menang dan kalah. Lebih besar dari hal itu, olahraga juga bisa berperan dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berkarakter sebuah bangsa. Olahraga juga bisa menjadi ujung tombak untuk memerangi narkoba. Menurut  Brigjen Pol Dr. Victor Pudjiadi,SpB, FICS, DFM, narkoba bukan hanya masalah bisnis yang menghasilkan uang dalam jumlah besar, namun narkoba adalah bagian dari proxy war, perang pelemahan sumber daya manusia di sebuah negara. 

"Narkoba sebagai penghancur masa depan bangsa. Menjadi salah satu godaan atlet adalah narkoba. Kalau seorang atlet terkena narkoba, atau coba-coba menggunakan narkoba ya wassalam. Sia-sia kita bina mulai remaja sampai golden age," ujar Dr. Victor pada acara Indonesia Sports Art Culture and Culinary Festival (ISACC) di GOR Sumantri Brojonegoro Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan Minggu (10/2/2019). 

Ia menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun SDM yang berkarakter. Olahraga hanya urusan sehat jasmani, berkeringat dan senang, itu hanya anggapan dasar belaka. Bagi Victor, olahraga lebih besar dari hal itu. 

"Karena olahraga ini sangat melekat dengan urusan sportivitas, kedisiplinan, kepatuhan, kehormatan. Ini inti dari pembangunan SDM berkarakter di olahraga. Tapi kalau sudah memulai dekat narkoba, tubuh dan otot yang bagus seperti para binarawagan ini tidak ada artinya secara perlahan dan pasti akan tergrogoti oleh narkoba,"tegas Victor sambil memperagakan atraksi sulap di hadapan ratusan komunitas binaraga dari berbagai provinsi di Indonesia. 

Untuk memerangi narkoba, Victor menambahkan butuh kerja keras dari semua pihak. Semua instansi pemerintah baik dari tingkat pusat maupun daerah harus aktif memerangi dan membendung penyalahgunaan dan penyebaran narkoba. 

"Kita harus memerangi narkoba, karena di luar sana desain untuk menyebarkan narkoba sangat luar biasa. Kalau boleh dikatakan dana mereka unlimted. Tapi kita gak boleh diam. Komunitas binaraga ini harus berani tunjukan mampu berprestasi dengan tubuh yang indah dan otot-otot yang bagus tampa narkoba," tegasnya. 

Kedepan menurut Jenderal Polisi Bintang satu ini peserta lomba binaraga harus sudah melewati test urine. Sebagai bukti mereka komitmen dalam memerangi narkoba.

David peserta dari Bali sadar bahwa narkoba bisa menyerang siapapun, termasuk kalangan binaragwan. Oleh sebab itu dirinya siap berperan aktif untuk memerangi narkoba di kalangan komunitas binarawagan. 

"Apa artinya tubuh kami yang bagus jika menjadi penyalahguna narkoba. Sebab narkoba bukan sekadar urusan bisnis, tapi ini penghancuran tiga generasi, Karena itu kami berharap BNN dapat melakukan edukasi secara periodik kepada kami terkait bahaya narkoba ini," katanya menegaskan.

Editor : B Sadono Priyo