logo

Wali Kota Depok Minta Pendidikan Karakter Dipraktikkan

Wali Kota Depok Minta Pendidikan Karakter Dipraktikkan

Wali Kota Depok Mohammad Idris (kanan( berbincang dengan Kepala Disdik M. Thamrin (tengah) dan Kelapa Bidang Sarana dan Prasarna Disdik Sutarno (kiri) serja jajaran pengajar SMPN 20
21 Januari 2019 00:10 WIB

Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK: Pendidikan karakter hendaknya bukan sekadar dipelajari secara teoritis tapi juga dipraktikkan dalam kegiatan belajar mengajar di semua sekolah di Kota Depok, Jawa Barat.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakannya saat berkunjung ke SMP Negeri 20, Kecamatan Limo, Minggu (20/1/2019).

“Pendidikan karakter harus dijalankan sehari-hari di sekolah,” ujar Idris dihadapan para siswa dan guru. Hadir di acara ini Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok M, Thamrin, dan Kepala Bidang Sarana Prasarana Disdik Sutarno.

Wali Kota mencontohkan pengenalan lingkungan di luar sekolah juga bagian dari pendidikan karakter. “Kenali ketua RT, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Lurah,” ucapnya.

Di dalam lingkungan sekolah, tuturnya, para siswa harus dibiasakan untuk turut merawat benda milik pribadi maupun sarana di sekolah. “Tidak menaruh tas sembarangan, dan menjaga agar toilet senantiasa bersih juga bagian dari pendidikan karakter,” kata Wali Kota,

Begitu pula pemeliharaan aset sekolah harus menjadi tugas baik siswa maupun seluruh jajaran pengajar. “Gedung sekolah walau masih sederhana tapi bila pendidikan karakternya baik maka akan melahirkan generasi muda bermoral,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Bidang Sarana Prasarana Disdik Kota Depok Sutarno, yang ditemui terpisah, menuturkan Pemerintah Kota berupaya memenuhi kebutuhan sarana di semua sekolah negeri.

Dia pun mengimbau para kepala SMPN agar mulai menata semua aset yang dimiliki sekolahnya. Hal ini, tuturnya, sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa.

“Perpres ini, ucapnya, bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan APBN/APBD yang dilatarbelakangi tentang pentingnya penyederhanaan proses pengadaan barang dan jasa, perlunya mekanisme kontrol yang kuat, serta prinsip pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang sehat melalui keterlibatan berbagai jenis usaha.

“Perpres ini memiliki struktur yang lebih sederhana, efektif, efisien, transparan, terbuka, bersaing, dan akuntabel.,” ucapnya.

Pemkot Depok, termasuk di dalamnya Disdik, ujarnya, berkomitmen mewujudkan pemerintah yang bersih dengan melakukan pemutakhiran sumberdaya manusia serta pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan, dan penata usahaan aset daeran atas belanja modal.***

Editor : Laksito Adi Darmono