logo

Mentan Amran Bagikan 40 Ton Benih Padi VUB Untuk Tasikmalaya

Mentan Amran Bagikan 40 Ton Benih Padi VUB Untuk Tasikmalaya

Mentan Amran Sulaiman. (Dok. Kementan)
13 Januari 2019 10:27 WIB

Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - TASIKMALAYA: Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Badan Litbang Pertanian, menyerahkan benih padi Varietas Unggul Baru (VUB) kepada petani dan penangkar melalui Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan).

Penyerahan ini merupakan program berkelanjutan dari program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) yang digagas oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

"Totalnya 40 ton, tapi kami serahkan secara simbolis. VUB yang diserahkan terdiri atas Varietas Inpari 30 Ciherang Sub-1, Inpari 42 Agritan Green Super Rice dan Situbagendit. VUB ini juga memiliki keunggulan potensi hasil tinggi, pulen dan memiliki ketahanan terhadap beberapa penyakit utama padi," kata Kepala BB Padi Sukamandi, Priatna Sasmita, dalam rilis yang diterima Suarakarya.id, Minggu (13/1/2019).

Priatna mengatakan, penyerahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengganti penggunaan VUB lama karena ketahanannya terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sudah tidak efektif. Untuk itu, penggantian VUB yang baru diprediksi mampu meningkatkan potensi hasil produksi padi secara nyata.

Untuk diketahui, varietas Inpari 32 HDB memiliki keunggulan dan potensi hasil 8,42 ton per ha. Beras ini juga dikenal pulen dan tahan penyakit kresek (HDB/Hawar Daun Bakteri). Sedangkan varietas Inpari 42 Agritan GSR (Green Super Rice) memiliki provitas hingga 10,58 ton per ha serta relatif tahan terhadap penyakit kresek (HDB).

Menurut Priatna, varietas itu sangat ramah lingkungan karena relayif sedikit penggunaan bahan kimia seperti pupuk dan pestisida. Hal ini sebagai dampak dari implikasi adaptasi yang baik dan tahan terhadap beberapa OPT.

Varietas lainnya Situbagendit, merupakan padi gogo yang dapat beradaptasi baik terhadap kondisi sawah (basah) maupun lahan kering atau bersifat Amfibi. Varietas ini juga relatif tahan penyakit kresek.

"Benih ini memiliki kategori kelas pokok yang sangat bagus. Oleh karena itu, jika sebanyak 40 ton benih tersebut ditangkarkan semuanya pada luasan 2.000 hektare, maka bukan tidak mungkin mampu mencukupi kebutuhan benih Tasikmalaya dengan luas baku lahan sawah 51.297 ha dan luas tanam 144.239 ha per tahun," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya Roni A. Sahroni mengapresiasi langkah Menteri Pertanian yang memberi bantuan benih padi VUB untuk petani di Tasikmalaya.

"Saya berharap agar semua petani di Tasikmalaya pada musim mendatang sudah menanam padi VUB, sehingga bisa mendongkrak produktivitas padi dan pendapatan petani di Tasikmalaya," katanya.

Sebelumnya Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum berharap, dengan bantuan ini para petani di Jawa Barat lebih sejahtera dan mampu juara secara lahir dan batin.

"Program ini sangat bermanfaat khusunya untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Jabar secara lahir dan batin. Sekali lagi, saya mendukung program ini karena Jabar harus juara lahir batin. Untuk itu, kami akan naikkan anggaran pertanian menjadi prioritas ke 4 di Jawa Barat," katanya. ***