logo

Erwin: Dukungan Jokowi-Makruf Amin, Garansi Golkar Meneguhkan Kesinambungan Pembangunan

Erwin: Dukungan Jokowi-Makruf Amin, Garansi Golkar Meneguhkan Kesinambungan Pembangunan

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung didampingi Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut 2 dari Dapil Jakarta-1 (Jakarta Timur) dan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar yang juga Sekretaris Badan Kajian Strategis dan Intelijen (Bakastratel) DPP Partai Golkar, Viktus Murin
12 Januari 2019 23:51 WIB

Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Partai Golkar berikhtiar secara sungguh-sungguh untuk meyakinkan rakyat Indonesia bahwa pilihan kepada Presiden Jokowi untuk memimpin kembali Indonesia pada periode kedua (2019-2024) bukan sekedar sebagai pilihan ideologis Beringin, tetapi sekaligus garansi bagi kesinambungan pembangunan nasional berdasarkan Pancasila.

Pembangunan nasional dari perspektif Golkar adalah pengamanan Pancasila.

Penegasan ini disampaikan Fungsionaris Pusat Partai Golkar, Erwin Ricardo Silalahi pada kegiatan “Pemantapan Ideologi Kebangsaan dan Kepartaian Bagi Fungsionaris Partai dan Masyarakat Umum”, yang dihelat Partai Golkar di Hotel Nalendra Jakarta Timur, Sabtu (12/1/2019).

Acara yang diinisiasi Erwin Ricardo yang juga Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut 2 dari Dapil Jakarta-1 (Jakarta Timur) ini juga dihadiri langsung mantan Ketum Golkar yang juga Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung dan didampingi Wasekjen DPP Partai Golkar, Victus Murin. 

Kegiatan pendidikan politik yang diikuti oleh kader-kader Golkar di semua tingkatan. Termasuk kader Beringin di tingkat akar rumput di wilayah Jakarta Timur ini digelar untuk kali kedua, setelah sebelumnya di bulan Desember 2018 juga dihadiri Ketua Dewan Pakar Golkar, HR Agung Laksono.

Erwin mengatakan Keputusan Golkar mendukung kembali Jokowi memimpin Republik, merupakan manifestasi dari tanggung jawab kebangsaan yang secara konsisten memperjuangkan amanat rakyat yang selaras dengan tujuan bernegara yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945. Dukungan Jokowi untuk kedua kali bukan hanya keputusan politik, partai bernomor urut 4 sebagai peserta Pemilu 2019 ini. Tetapi juga sebagai pilihan ideologi.

"Bagi Partai Golkar, menjaga tegak-utuhnya NKRI yang berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kewajiban ideologis, mengingat Indonesia sebagai nation state dibentuk diatas kemajemukan (pluralism) warganya. Golkar terus mengamankan dan mengawal konsensus para pendiri bangsa yang telah memilih bentuk negara kesatuan yang berdasarkan Pancasila dan bukan berdasarkan agama atau politik aliran. Hal ini pula yang menjadi visi perjuangan paslon Jokowi-Makruf Amin yang memastikan bahwa ideologi Pancasila sebagai perekat kebangsaan,"ujar Erwin yang juga Ketua Panitia kegiatan pendidikan politik tersebut.

Erwin juga menyebut apa yang dilakukan pemerintahan Jokowi sejatinya adalah manifestasi doktrin idealisme Golkar yang berbasis pada Karya Kekaryaan.

"Semboyan Pemerintahan Jokowi yakni Kerja, Kerja Kerja! sudah selaras dengan doktrin Golkar yang berbasis Karya Kekaryaan,"tandasnya.

Erwin meyakini kemenangan Jokowi 2019 adalah keuntungan Golkar dalam rangka menjaga momentum kesinambungan pemerintah untuk memastikan kesejahteraan rakyat.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung menegaskan sudah waktunya Golkar bangkit untuk menyongsong kemenangan di Pemilu 2019.

Mantan Mensesneg ini memompa semangat kader Golkar yang hadir untuk bertekad memastikan kemenangan di seluruh TPS sesuai target yang ditetapkan DPP Partai Golkar sebanyak 110 kursi Senayan.

"Kemenangan di Pileg 2019 sebagai garansi kepada masyarakat bahwa di parlemen pun bisa efektif memastikan apakah pembangunan kesejahteraan oleh eksekutuf telah dijalankan dengan baik," ujar Akbar.

Akbar mengingatkan lahirnya Golkar sebagai bagian kesejarahan parpol di Indonesia telah berbuat nyata mengartikulasi dan mengagregasi aspirasi masyarakat untuk pembagunan seluas-luasnya.

"Memilih Partai Golkar sesungguhnya merupakan pilihan untuk kepentingan bangsa. Memenangkan Golkar adalah untuk kepentingan yang lebih besar yakni memastikan eksistensi bangsa dengan mempertahankan Pancasila dan UUD 1945,"tegas Tokoh Senior HMI ini ***

Bank Jatim