logo

Pertama Dalam Sejarah, Kementan Luncurkan Program Santri Tani Milenial

Pertama Dalam Sejarah, Kementan Luncurkan Program Santri Tani Milenial

Mentan Amran Sulaiman. (Dok. Kementan)
11 Januari 2019 20:47 WIB

Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - TASIKMALAYA: Kementerian Pertanian (Kementan) segera meluncurkan program Santri Tani Milenial sebagai upaya kepeduliaan pemerintah terhadap generasi muda agar memiliki kemampuan usaha bertani maupun beternak sehingga mampu menumbuhkan perekonomian bangsa.

"Nanti akan melaunching Santri Tani Milenial dalam waktu dekat," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Desa Kiara Jangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (11/1/2019).

Amran menuturkan, program Santri Tani Milenial merupakan pertama dalam sejarah Indonesia sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada santri. 

Para santri dan kiai, kata dia, telah menjadi bagian terdepan dalam berjuang melawan bangsa penjajah untuk kemerdekaan Indonesia, karena itu kaum santri harus menjadi perhatian pemerintah.

Dia berharap, dalam peluncuran program Santri Tani Milenial nanti ada perwakilan santri dan kiai dari Tasikmalaya.

"Doakan kami sehat, mungkin dua minggu ke depan (launching), kami minta ada perwakilan kiai dan santri dari Tasikmalaya," katanya di hadapan Wakil Gubernnur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, yang juga mantan Bupati Tasikmalaya, dan pejabat Pemkab Tasikmalaya.

Amran menyampaikan, pemerintah akan terus memberikan yang terbaik untuk mengembangkan pertanian di Indonesia dengan membuat berbagai program dan menyalurkan bantuan pertanian untuk masyarakat.

Bahkan, pemerintah telah meluncurkan program asuransi untuk pertanian yang gagal panen sehingga petani tidak mengalami kerugian ketika terjadi bencana.

"Ada bantuan asuransi, kalau gagal panen ada asuransi, ini pertama dalam sejarah Indonesia," katanya.

Dalam kunjungan Menteri Pertanian ke Tasikmalaya itu diselingi dengan pemberian bantuan langsung berupa ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) bagi para santri dan uang berupa kartu ATM kepada anak-anak.

Mentan Amran minta sejumlah santri yang hadir dalam acara tersebut untuk naik ke panggung, dan menjanjikan kepada mereka yang bisa menjalankan program beternak ayam akan diberi langsung ayam sesuai  permintaan.

Sejumlah santri yang maju minta 10-20 ekor ayam, namun ada juga santri yang dengan percaya diri minta  kepada menteri sebanyak 200 sampai 250 ekor ayam.

Permintaan santri itu dikabulkan oleh Mentan Amran dan disebutkan akan diberikan paling lambat selama satu pekan. "Diusahakan satu minggu ini bisa dikirim," katanya. ***