logo

PTK Indonesia Dideklarasikan, Tokoh Tionghoa Jangan Takut Berkiprah Di Dunia Politik

PTK Indonesia Dideklarasikan, Tokoh Tionghoa Jangan Takut Berkiprah Di Dunia Politik

Ketua Dewan Penasehat PTK Indonesia Darmadi Durianto (kedua dari kiri) memberi penjelasan kepada wartawan usai deklarasi, Kamis (15/11/2018).
16 November 2018 00:48 WIB

Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Persatuan Tionghoa Kalbar (PTK) Indonesia  dideklarasila di Seasons City Trade Mall, Jakarta Barat, Kamis (15/11/2018).

Organisasi ini diharapkan menjadi wadah putra-putri etnis Tionghoa perantau dari Kalimantan Barat di Jabodetabek, untuk menghimpun semua kekuatan dan potensi dari putra-putri terbaik Kalbar guna mencapai visi melalui bidang bidang hukum, ekonomi, sosial, politik, budaya dan olahraha.

"Deklarasi PTK Indonesia ini sebenarnya impian lama dalam rangka memperkokoh kebangsaan, membantu memajukan kesejahteraan umum dan merajut kebhinnekaan bangsa," ujar Ketua Dewan Pembina PTK Indonesia Darmadi Durianto kepada wartawan usai deklarasi.

Lebih la jut Darmadi Durianto yang juga anggota Komisi VI DPR RI mengajak para tokoh putra-putri terbaik dari Kalimantan Barat untuk berkiprah di dunia politik.

"Jangan takut untuk berkiprah di dunia politik. Kita punya hak yang sama di atur dalam UUD dan Pancasila sebagai dasar negara. Warga Tionghoa jangan hanya berdagang, bisnis saja, mari terjun ke dunia yang lain, warga PTK bisa menjadi PNS, TNI, Polisi, pengacara, dan lain," kata Darmadi Durianto.

Darmadi menambahkan, yang terpenting pasca deklarasi PTK Indonesia adalah bersatu, satu rasa, semangat yang sama agar organisasi ini benar- benar kokoh, mejadi kekuatan yang besar. Sudah teruji putra-putri Tionghoa dari Kalbar. Ada sukses menjadi Wali Kota perempuan pertama.di Singkawang, Wakil Gubernur dan anggota DPR RI.

"Semengatnya satu yakni memajukan kesejahteraan bangsa dan negara, tentu saja dibamyak bidang, ekonomi, budaya, pendidika, kesehatan dan, olahraha, " ucap Darmadi.

Sementara itu, Ketua Presidium PTK Indonesia Rudy Halim mengatakan, putra-putri Tionghoa dari Kalbar bersatu padu dalam.membangun kesejahteraan bangsa dan negara.

" Kita ingin tidak ada diskriminasi diantara anak bangsa. Mari kita bersatu padu agar menjadi kekuatan yang besar dalam membangun kesejahteraan bangsa," Rudy Halim.

PTK Indonesia kata Rudy Halim kedepan harus membangun.ekonomi kerakyatan sehingga tercipta kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam deklarasi itu para tokoh antara lain Wali Kota Singkawang Tjhai Chul Mie (wali kota wanita pertama di Singkawang), mantan Wakil Gubernur Kalbar dan para pimpinan ormas di Kalimantan Barat.

Editor : Yon Parjiyono