logo

Pelepasan Umroh, Gubernur Anies Minta Marbot Belajar Pengelolaan Masjid Yang Baik Di Tanah Suci

Pelepasan Umroh, Gubernur Anies Minta Marbot Belajar Pengelolaan Masjid Yang Baik Di Tanah Suci

Gubernur DKI Anies Baswedan melepas 267 marbot menjalankan ibadah umroh ke Tanah Suci, di Balai Agung, Jumat (9/11/2018).
09 November 2018 16:52 WIB

Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengharapkan kepada 267 marbot yang diberangkatkan umroh ke Tanah Suci untuk belajar pengelolaan masjid yang baik di Mekah dan Madinah.

Tidak hanya belajar tetapi setelah kembali ke Tanah Air, para marbot diminta untuk menerapkan dan menularkan pengelolaan masjid yang baik itu kepada marbot-marbot di Jakarta.

Sehingga pengelolaan tempat ibadah di Ibu Kota semakin baik dari waktu ke waktu.

Sebanyak 267 marbot (1 orang marbot per kelurahan) di DKI diberangkatkan ibadah umroh ke Tanah Suci oleh Pemerintah Provinsi DKI menggunakan dana APBD 2018.

Gelombang pertama, 100 marbot akan bertolak ke Saudi Arabia pada Minggu (11/11/2018), dan 167 marbot lainnya terbang Desember mendatang.

"Saya minta bapak-bapak marbot mempersiapkan diri dengan baik. Jaga kesehatan, fokus dan konsentrasi sehingga ibadah umroh bisa dilaksanakan dengan baik karena akan bersujud di depan Ka'bah. Bagi yang sakit perlu membawa obat untuk sembilan hari saja bukan untuk sebulan dibawa," kata mantan Mendikbud ini.

Anies sempat menanyakan diantara 267 marbot tersebut, ternyata lebih dari separuhnyan belum pernah umroh , terbang menggunakan pesawat. Rombongan marbot masjid yang berkesempatan menjalankan umroh ke Tanah Suci dibimbimg 5 orang petugas.

"Saya minta bapak-bapak marbot konsentrasi penuh untuk menjalankan ibadah yang cukup melelahkan. Jangan sampai ada yang karena kecapean lalu malah tidak bisa menjalankan kewajiban umroh-nya," ucap Anies.

Sementara itu, Kepala Biro Pendidikan Mental Spiritual Hendra Hidayat menyampaikan bahwa tahun 2018 sebanyak 267 marbot yang memperoleh kesempatan umroh.

"Sebenarnya masih jauh dari yang mengharapkan diberangkatkan umroh, namun keterbatasan membuat hanya 1 marbot per kelurahan," kata Hendra.

Achmad Saukhi, salah satu marbot dari Jakarta Pusat mengaku berterima kasih kepada Pemprov DKI tahun ini mendapat kesempatan diberangkatkan ibadah umroh.

"Saya mewakili teman-teman marbot menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Anies Baswedan yang memberi kesempatan kepada kami berangkat umroh ke Tanah Suci," kata Achmad.

Editor : Yon Parjiyono