logo

PKPU HI Terjunkan Bantuan, Banjir Bandang Terjang Tiga Kecamatan

PKPU HI Terjunkan Bantuan, Banjir Bandang Terjang Tiga Kecamatan

Tim PKPU HI Jabar tengah berkordinasi tim relawan lain. (foto/ist)
08 November 2018 18:00 WIB

Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - TASIKMALAYA: Banjir bandang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018). Tiga kecamatan yang terkena dampak banjir bandang, meliputi Kecamatan Cipatujah, Karang Nunggal, serta Culamega.

Adapun korban yang terdampak banjir bandang saat ini sebanyak 724 Kepala Keluarga (KK). Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tasikmalaya diketahui ada enam orang meninggal dan satu orang belum ditemukan.

PKPU Human Initiative (HI) Jawa Barat menerjunkan empat orang personel tim Disaster Risk Managemen (DRM). Sedangkan dua orang di antaranya adalah relawan medis. PKPU HI langsung menuju lokasi di Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah sejak hari pertama bencana.

Tim berkoordinasi dan melakukan assessment dengan pihak BPBD dan pemerintah setempat. Ganjar Mutaqin selaku Koordinator Tim Disaster Risk Management PKPU HI Jabar mengatakan, berbagai pihak saat ini tengah mengumpulkan informasi yang akurat mengenai bencana banjir bandang tersebut.

"Pagi ini kami sedang melaksanakan persiapan kordinasi dengan semua pihak. Di antaranya BPBD Tasikmalaya, Polres, Bupati, dan pihak lainnya dengan tujuan untuk menyamakan informasi terkait bencana yang melanda wilayah Cipatujah agar tidak simpang siur," papar Koordinator Tim Disaster Risk Management PKPU HI Jabar Ganjar, saat tiba di Tasikmalaya, Selasa (6/11/2018).

Agar bisa segera dilaksanakan penanganan yang tepat untuk mengatasi bencana ini. Adapun kerusakan saat ini adalah rusaknya bangunan rumah dari kerusakan ringan hingga berat.

Data sementara menjelaskan, tujuh rumah mengalami rusak berat di Kecamatan Cipatujuh dan Culamega. Selain itu, empat rumah rusak ringan di Kecamatan Karang Nunggal. Akibat dari banjir bandang juga mengakibatkan jembatan penghubung menuju Kabupaten Garut rubuh dan akses transportasi terputus.

Kronologis kejadian berawal, saat hujan lebat mengguyur Kabupaten Tasikmalaya sejak Senin (5/11/2018). Intensitas hujan kian meningkat dan tinggi, menimbulkan banjir lumpur pada pukul 02.00 WIB - 04.00 WIB, Selasa (6/11/2018). PKPU HI bersama BPBD Kabupaten Tasikmalaya segera membangun pos gabungan untuk kebutuhan pengungsi.

Langkah selanjutnya adalah PKPU HI akan membangun dapur umum, aksi bersih-bersih rumah warga, pemkes, serta pemberian Hygiene Kit.

Editor : Silli Melanovi