logo

Mensos Dorong Perluasan Jangkauan Pemberdayaan KAT

Mensos Dorong Perluasan Jangkauan Pemberdayaan KAT

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita. (foto, ones)
07 November 2018 17:08 WIB

Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita berharap jangkauan layanan Komunitas Adat Terpencil (KAT) lebih diperluas. Dia menilai realisasi pemberdayaan KAT seperti di Kabupaten Asmat, masih sangat rendah, tidak berimbang antara populasi KAT di Kabupaten Asmat dengan target yang dicapai setiap tahun.

“Ke depan pemberdayaan KAT hendaknya diperluas. Jangan cuma 40 KK tetapi lebih diperluas agar menjangkau lokasi-lokasi di pedalaman,” tutur Mensos dalam acara pertemuan Forum Koordinasi Pemberdayaan KAT, di Kementerian Sosia (Kemensos) Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Mensos menggugah kesadaran para pemangku kepentingan, tentang beberapa kali terjadi bencana, krisis pangan, wabah penyakit bahkan kejadian luar biasa (KLB) di lokasi terpencil di tanah air, termasuk bencana di Kabupaten Asmat.

“Instruksi Presiden Jokowi, agar kita segera merespon cepat, tepat, tuntas dan berkesinambungan untuk mengatasi bencana dan masalah-masalah yang ditimbulkannya,” paparnya.

Untuk itu, mengingat situasi dan kondisi geografis di Kabupaten Asmat pada umumnya sulit dijangkau dan terpencil, lanjutnya, Bapak Presiden saat itu menyarankan untuk dilakukan relokasi. "Agar warga Asmat di pedalaman dapat mengakses berbagai pelayanan umum dan sosial,” jelasnya.

Mensos berpendapat, saran Presiden soal relokasi merupakan relokasi terbatas. Yakni tetap memperhatikan ciri-ciri, karakter budaya, dan hak ulayat.

“Oleh karena itu kita harus mengenal terlebih dahulu kehidupan sosial budaya mereka, melakukan pemetaan sosial, studi kelayakan, serta melihat situasi dan kondisi lingkungan mereka dari faktor keamanan bencana, serta status lahannya,” ungkap Mensos.

Editor : Gungde Ariwangsa SH