logo

Antisipasi Banjir, Camat Jatinegara Kerahkan 250 Personel Bersihkan Ciliwung

Antisipasi Banjir, Camat Jatinegara Kerahkan 250 Personel Bersihkan Ciliwung

12 Oktober 2018 17:08 WIB

Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA:  Menghadapi musim penghujan mulai Oktober ini Wali Kota Jakarta Timur M Anwar Rabu (10/10/2018) mengingatkan warga agar mengantisipasi banjir.

 Peringatan tersebut Kamis (11/10)  langsung dijawab Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar  dibantu Lurah Kampung Melayu Setiawan  dengan mengerahkan 250 personelnya dari berbagai unit kinerja yang ada, ramai ramai  membersihkan Kali Ciliwung dan bantarannya dari berbagai macam sampah  dan rumput serta tumbuhan liar lainnya. 

Jumat (12/10) ini hasilnya dapat dilihat relatif bersih. 

"Saya mendukung langkah Pak Rudy (Nasrudin Abu Bakar) atas langkah antisipasi itu. Jangan setelah kejadian banjir nanti baru kelabakan," kata H Denny Sanusi, Ketua DPW PITI DKI Jakarta Raya yang tinggal di Cipinang Cempedak Kecamatan Jatinegara Jumat (12/10).

Selanjutnya Denny Sanusi mengharapkan agar  langkah Camat Jatinegara itu diteruskan ke tingkat kelurahan dan RT/RW untuk membersihkan saluran saluran air yang kemungkinan mampet maupun menyempit dan makin dangkal. 

Sementara Kamis (11/10) pagi kemarin Camat Jatinegara Nasrudin Abubakar memimpin aksi grebek sampah di bantaran Kali  Ciliwung,  Jalan Inspeksi Kali Ciliwung Jatinegara Barat di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara.

"Ini sebagai upaya menjaga kelestarian Kali Ciliwung serta mengantisipasi banjir saat musim penghujan," ujarnya.

Sebelum bekerja semua aparat yang dilibatkan melalukan apel terlebih dulu. Mereka berjumlah 250 orang merupakan petugas gabungan 

di antaranya dari UPK Badan Air, Sudin Sumber Daya Air, dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). 

Aksi  gerebek sampah ini difokuskan pada bantaran  Ciliwung, jalan inspeksi, tebing tebing yang dipasang grass block, dan dasar kali bila ada sampah yang menyangkut di situ.Di lubang lubang grass block yang ditimbuhi ilalang cukup sulit membersihkannya.

“Kita tahu saat musim penghujan, debit air  Kali Ciliwung naik. Hari ini kami coba bersihkan dari sampah supaya air lebih cepat mengalir,” katanya. 

Dalam gerebek Ciliwung itu juga akan dilakukan pengerukan kali tersebut karena  saat ini telah mengalami pendangkalan cukup parah akibat endapan lumpur.

 "Ini pula salah satu sebab  Kali Ciliwung sering meluap bila ada kiriman air dari Bogor,  Jawa Barat saat musim penghujan tiba.  Nah kini kita antisipasi sehingga saat debit air meningkat tidak meluap dan bisa cepat mengalir. Sebab  tidak terhambat sampah dan sedimen,” katanya.

Langkah itu juga bertujuan untuk melestarikan Kali Ciliwung dengan menghilangkan kesan kumuh.

Sebaliknya akan  dapat menciptakan suasana indah dan nyanan di kawasan Ciliwung ini.

"Saya pesankan agar  masyarakat yang tinggal di bantaran kali meninggalkan kebiasaan membuang sampah ke kali. 

”Kebersihan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat," katanya. ***