logo

Unjuk Rasa, Kader Al Khitam Ingatkan KPK-Polri Waspadai Upaya Adu Domba

Unjuk Rasa,  Kader Al Khitam Ingatkan KPK-Polri Waspadai Upaya Adu Domba

Massa Al Khitam menggelar unjuk rasa di depan kantor KPK, Jumat (12/10/2018).
12 Oktober 2018 16:37 WIB

Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ratusan massa dari Aksi Aliansi Kader Hijau Hitam (Al-Khitam), menggelar unjuk rasa di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Dalam aksinya, mereka meminta agar Komisi Antirasuah tidak terjebak pada upaya-upaya untuk membenturkan KPK dan institusi Polri jelang Pemilu dan Pilpres 2019.

"KPK dan Kepolisian jangan mau diadu domba oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Korlap Aksi, Furqan di lokasi.

Hal ini merujuk pada informasi keterlibatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam kasus Korupsi Basuki Hariman yang belakangan mendadak ramai.

Dia mengatakan, bahwa skandal perusakan buku merah yang diduga berisi daftar penerima suap itu merupakan upaya orang-orang yang berkepentingan dan kelompok yang tidak searah dan sepemikiran Kapolri.

"Kondisi ini perlu menjadi perhatian kita bersama bahwa ini adalah usaha-usaha untuk membenturkan KPK dan Kapolri," kata Furqan.

Dia menilai, saat ini kasus tersebut sengaja digoreng oleh orang yang berkepentingan dan khususnya orang-orang yang tidak menghendaki Polri dan KPK akur dalam penegakan hukum di Tanah Air.

"Kami menolak usaha-usaha propaganda membenturkan KPK dan Kapolri yang dimainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Karenanya, Furqan meminta agar kedua institusi itu menjaga agar keamanan dan kedamaian kedua lembaga tersebut dijaga. Kedua lembaga penegak hukum harus mawas terhadap upaya berselisih pemaham.

"KPK dan Kapolri harus kita dukung bersama-sama agar fokus terhadap kasus-kasus yang sedang ditanganinya sehingga kasus-kasus tersebut dapat di selesaikan dengan baik," ucapnya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menyerukan SAVE KPK dan SAVE KAPOLRI. Kami khawatir moment yang bisa di bilang terjadi kegentingan di KPK dan Kapolri dimanfaatkan oleh orang-orang yang berkepentingan untuk kepentingan individu dan kelompok tertentu," tutur Furqan mengingatkan.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga berharap penegak hukum jika hasil laporan IndonesiaLeaks ini tidak mampu dibuktikan maka orang-orang yang menyebarkan informasi tersebut untuk diproses hukum sesuai dengan aturan perundangan-undangan yang berlaku.

"Kami menganggap, jika laporan Indonesia Leaks ini ternyata tidak benar sama halnya laporan itu adalah suatu kebohongan yang diciptakan untuk memperkeruh suasana menjelang Pilpres 2019," ujar Furqan.

"Kami juga mendorong KPK dan Kapolri serta memberi dukungan moral bahwa KPK dan Kapolri tetap fokus menyelesaikan kasus-kasua yang ditangani," ucapnya.

Berikut pernyataan sikap Aksi Aliansi Kader Hijau Hitam (Al-Khitam): 1. KPK dan Kepolisian tetap menjaga hubungan baik 2. KPK dan Kepolisian jangan mau diadu domba oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. 

3. Meminta KPK agar tetap fokus menangani kasus-kasus korupsi yang sudah berjalan 4. Meminta Kapolri tetap fokus menyelesaikan persoalan hukum yang sedang berjalan.

Editor : Yon Parjiyono