logo

Anthony Tantang Momota Di Babak Pertama Denmark Terbuka

Anthony Tantang Momota Di Babak Pertama Denmark Terbuka

Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: ist).
12 Oktober 2018 11:32 WIB

Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting kembali berhadapan dengan Kento Momota. Kali ini di babak pertama Denmark Terbuka 2018 yang akan berlangsung di Odense, 16-21 Oktober 2018. Indonesia hampir menurunkan semua pemain terbaiknya di kejuaraan level Super 750 ini.

Sebelumnya, Ginting memenangkan laga penting di partai final China Terbuka 2018 melawan Momota. Dalam pertemuan terakhir dengan pemain nomor satu dunia asal Jepang tersebut, Ginting menang straight game 23-21 dan 21-19.

Jelang pertemuan tersebut, Kepala Pelatih Tunggal Putra Hendry Saputra mengatakan tidak ada program khusus. Anthony diharapkan dapat tampil di pola permainannya sendiri, seperti saat ia berhadapan dengan Momota di turnamen-turnamen sebelumnya.

"Ketemu Momota lagi? Tidak apa-apa, memang hasil undiannya seperti itu. Dari sisi kita memang menyayangkan kok bertemunya di babak awal, tapi kalau dilihat dari sisi lawan, memangnya dia juga mau bertemu Anthony di babak awal?" kata Hendry saat dijumpai di sela melatih di Pelatnas Cipayung.

"Soal undian berat, Anthony Ginting sudah biasa menghadapi ini. Pemain top mana yang belum pernah dia hadapi di lapangan? dia sudah tahu beratnya seperti apa menghadapi pemain-pemain top. Jadi, terlepas dari undian bagus atau jelek, Ginting harus pegang self control, main bagus dulu dan fokus, ujung-ujungnya bisa konsisten," jelas Hendry di Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Pemulihan fisik dan endurance menjadi fokus utama tim tunggal putra jelang turnamen Eropa. Tak hanya Ginting yang digembleng fisiknya, tapi juga Jonatan Christie.

"Setelah Asian Games, Jepang dan China Open, yang paling penting itu adalah recovery fisiknya. Endurance, kecepatan, kekuatan, harus pulih secepatnya. Mudah-mudahan sampai keberangkatan, semuanya oke," ujar Hendry.

Selain Ginting dan Jonatan, Indonesia juga mengirim pemain-pemain terbaik seperti pasangan rangking satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan dua juara bertahan di Prancis Terbuka 2017, yaitu pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Setelah Denmark, para pemain akan langsung terbang ke Paris untuk ambil bagian di kejuaraan Prancis Terbuka 2018 yang juga ada di level Super 750. Tim Indonesia akan bertolak ke Denmark pada Sabtu (13/10/2018).