logo

Azis Syamsuddin: Kapolri Tetap Fokus Pengamanan Negara, Jangan Terpancing Isu

Azis Syamsuddin: Kapolri Tetap Fokus Pengamanan Negara, Jangan Terpancing Isu

Legislator Senayan, Azis Syamsuddin
11 Oktober 2018 19:35 WIB

Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Politisi Beringin Azis Syamsuddin meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tetap fokus pada tugasnya, selalu mengawal dan memastikan keamanan dan ketertiban di masyarakat dan jangan sanpai terganggu dengan isu pengrusakan barang bukti seperti yang dihembuskan oleh sejumlah pihak.

Legislator Senayan yang pernah menjadi Ketua Komisi III, komisi yang salah satu mitra kerjanya adalah Polri ini mengingatkan Jenderal Tito, bahwa saat ini Kapolri telah mengemban tugas berat terkait keamanan negara yang telah diinstruksikan oleh presiden.

Paska pengamanan Asian Games, Asian Para Games dan Pertemuan IMF di Bali, Polri, kata Azis, masih memiliki tugas berat bagaimana memastikan pengamanan pemilu serentak di tahun 2019, yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden, selain pengaman Natal dan Tahun Baru mendatang.

"Kapolri harus tetap fokus bekerja mengamankan Indonesia. Jangan terganggu dan terpancing dengan berbagai isu yang muncul di media massa yang menyudutkannya,"ujar Azis Syamsuddin di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2018)

Ketua DPP Partai Golkar ini meminta Pimpinan Polri harus mampu mengamankan pesta demokrasi tersebut.

"Jauh lebih penting Pimpinan Polri berkonsentarsi penuh dan fokus kepada agenda politik terbesar yang akan dihadapi Indonesia yakni Pemilu serentak 2019 mendatang,. Saya sebagai anggota parlemen yang cukup lama di Komisi III DPR mengingatkan agar Kapolri untuk tetap fokus pada tugasnya mengamankan negara. Jangan terpecah konsentrasi akibat berbagai isu yang tidak bisa dipertanggunghawabkan,"tegas Legislator Dapil Lampung ini.

Terlebih lagi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mempertegas bahwa tak ada kaitannya Kapolri dalam berita acara pemeriksaan (BAP) pelaku suap impor daging Basuki Hariman seperti yang diungkapkan oleh Indonesia Leaks.

Beredarnya isu pengrusakan barang bukti jangan sampai membuat hubungan sinergi antara Polri dan KPK yang saat ini telah terjalin baik menjadi rusak.

"Jangan sampai hubungan baik antara Polri dan KPK yang telah baik menjadi rusak karena adanya serangan isu ini. Masing-masing pihak harus meyakini prosedur penyelidikan yang dilakukan oleh institusi lainnya telah dilakukan dengan baik," jelas Azis yang cukup senior berada di Komisi Hukum ini.

Pernyataan tegas juga disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto yang mengatakan bahwa lontaran serangan ke Trunojoyo 1 adalah isu lama yang telah selesai penyelidikannya.

Menurut Setyo, hasil pemeriksaan internal penyidik telah menyatakan pengrusakan barang bukti berupa catatan keuangan tersebut untuk menghindari adanya nama Jenderal Tito Karnavian adalah tak terbukti dan sebuah kebohongan besar***

Editor : Yon Parjiyono