logo

Razia Narkoba Di Rutan Solo, Petugas Temukan Puluhan Senjata Tajam

Razia Narkoba Di Rutan Solo, Petugas Temukan Puluhan Senjata Tajam

Petugas menemukan puluhan senjata tajam saat razia di Rutan Solo
08 Agustus 2018 18:11 WIB

Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Puluhan senjata tajam ditemukan dalam razia yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnakoba) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 A Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/8/2018). Razia tersebut dilakukan Ditresnarkoba Polda Jateng bersama unsur TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Polresta Solo, Rutan dan BNN Kota Solo.

Tim tersebut melakukan razia di kamar narapidana narkoba. Menurut Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah, AKBP Djoko Tjahjono, pihaknya melakukan razia karena mencurigai ada narapidana yang mengkonsumsi narkoba di dalam Rutan.

"Kami mencurigai ada 40 narapidana yang menggunakan narkoba di dalam Rutan. Selain melakukan razia kami juga melakukan tes urine bagi narapidana narkoba," katanya.

Tetapi setelah dilakukan cek urine hanya ada satu orang narapidan yang terindikasi. Tetapi belum dipastikan positif narkoba. Karena berdasarkan pengakuan narapida tersebut, dirinya baru saja minum obat batuk.

Dalam razia itu tidak ditemukan narkoba di dalam kamar narapidana. Tetapi tim menemukan puluhan senjata tajam yang telah dimodifikasi. Hasil temuan tersebut diserahkan kepada pihak Rutan untuk diambil tindakan.

"Sebagian penghuni Rutan sering berkonflik di lingkungannya. Jadi mungkin senjata tajam yang dibuat dari sendok, garpu serta korek api itu untuk berjaga-jaga," jelas Kepala Rutan (Karutan) Klas IA Surakarta, Muhammad Ulin Nuha.

Ulin menambahkan razia serupa akan terus dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

"Razia dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," ujar Ulin.

Sementara itu, razia di kamar narapidana narkoba juga dilakukan di Lapas Kelas IIB Klaten. Razia tersebut untuk memberantas dan mengantisipasi peredaran narkoba yang dikendalikan dari rutan maupun lapas. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto