logo

BPBD Sumenep Nyatakan Tiga Kecamatan Terdampak Gempa Bumi

BPBD Sumenep Nyatakan Tiga Kecamatan Terdampak Gempa Bumi

Tembok bangunan yang runtuh ambruk akibat guncangan gempa bumi 4,8 skala Richter di Sumanep, Jawa Timur, yang terjadi pada Rabu malam (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB. (Antara)
14 Juni 2018 05:51 WIB

Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - SUMENEP: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, menyatakan tiga kecamatan setempat terdampak gempa bumi berkekuatan 4,8 skala Richter (SR).

"Laporan yang kami terima dan sebagian sudah dicek ke lapangan, tiga kecamatan yang terdampak bencana alam tersebut adalah Batu Putih, Manding, dan Dasuk," kata Kepala BPBD Sumenep, A Rahman Riadi, melalui telepon, Kamis (14/6/2018).

Selain itu, ada tiga warga di Batu Putih yang mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan miliknya

Pada Rabu (13/6) malam pukul 20.06 WIB, gempa bumi berkekuatan 4,8 SR terjadi di Sumenep dan merusak bangunan di sejumlah lokasi di ujung timur Pulau Madura tersebut.

Pimpinan dan staf BPBD Sumenep langsung turun ke lapangan dibantu perangkat desa dan kantor kecamatan setempat.

Sesuai hasil laporan dan pemantauan di sejumlah lokasi terdampak gempa bumi tersebut, terdapat lebih dari 43 bangunan milik warga di tiga kecamatan tersebut yang mengalami kerusakan.

"Kami masih akan turun ke lapangan lagi untuk mengecek atau memverifikasi semua laporan dan informasi yang masuk. Pada Rabu (13/6) malam, pengecekan langsung yang kami lakukan memang belum ke semua titik terdampak gempa bumi," kata Rahman seperti dikutip Antara.

Sebelumnya, sesuai data dari Camat Batu Putih, Purwo Edi Prawito, terdapat 38 bangunan milik warganya yang tersebar di empat desa yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi.

Empat di Kecamatan Batu Putih terdampak gempa bumi pada Rabu (13/6) malam itu adalah Bula`an, Batu Putih Laok, Bantelan, dan Sergang.

Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan,  gempa bumi tektonik mengguncang wilayah sekitar Sumenep, Jawa Timur pada pukul 20.06.40 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan 4.8, SR dengan episenter pada koordinat 6,88 LS dan 113,94 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 6 km arah Timur Laut Sumenep – Jawa Timur dengan kedalaman 12 kilometer.

Menurut Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Drs M Taufik Gunawan, Dipl.SEIS, gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal. Hasil analisis pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Dampak gempa bumi berdasarkan Peta tingkat guncangan BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini menimbulkan guncangan dirasakan di Sumenep II Skala Intensitas Gempabumi (SIG) BMKG (III-IV MMI). Hal ini sesuai dengan informasi dari masyarakat yang merasakan gempabumi ini cukup kuat dan beberapa rumah mengalami kerusakan,"ujar Taufik

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.***