logo

Yani Wahyu Purwoko Pantas Terima Penghargaan MURI

Yani Wahyu Purwoko  Pantas Terima Penghargaan MURI

Kepala Satpol PP DKI Yani Wahyu Purwoko. Foto/Ist
12 Juni 2018 09:09 WIB

Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Keberhasilan Satpol PP DKI Jakarta menyegel ratusan unit bangunan di Pulau C dan D yang tidak mengantongi perizinan patut memperoleh penghargaan tinggi.

Prestasi Kepala Satpol PP DKI Yani Wahyu Purwoko layak diapresiasi. Mantan ajudan Gubeyrnur DKI Sutiyoso itu diusulkan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

"Saya sudah usulkan ke MURI supaya Satpol PP dapat penghargaan," kata Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), M Rico Sinaga di Jakarta, Selasa (12/6/2018).

Menurut Rico, penyegelan terhadap sebanyak 932 bangunan merupakan rekor sepanjang sejarah di Indonesia. Bangunan yang disegel terdiri dari 409 rumah, 212 rumah kantor (rukan), dan 313 unit rukan yang dijadikan rumah tinggal.

"Karena pendaftaran mepet dengan Lebaran, kemungkinan proses pengecekan dan verifikasi agar Satpol PP memperoleh MURI baru dilaksanakan pasca Lebaran," kata Rico.

Sepertu diketahui, pada Kamis (7/6/2018) lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin penyegelan bangunan di pulau hasil reklamasi.

Penyegelan itu melibatkan sekitar 300 petugas gabungan Satpol PP, Dinas Perumahan Dan Gedung Pemerintah DKI.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Sony Dotulong mengatakan, penyegelan ratusan rumah dan ruko harus ditindak lanjuti.

"Setelah disegel lalu diapakan? Kan kalau sudah mengurus izin ya dibuka segelnya?. Sementara itu, banyak masyarakat yang merasa reklamasi itu bentuk ketidakadilan karena ada yang dikorbankan, masyarakat nelayan," kata Sony.

Editor : Yon Parjiyono