logo

NasDem Dan Hanura: Fadli Sarankan Mega Nyapres Karena Takut Kalah Lawan Jokowi

NasDem Dan Hanura: Fadli Sarankan Mega Nyapres Karena Takut Kalah Lawan Jokowi

Foto Kolase Istimewa
16 Mei 2018 20:12 WIB

Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago menyarankan sebaiknya Waketum Gerindra Fadli Zon tidak usah banyak bicara. Masalahnya, semakin banyak ngomong, Fadli dinilainya semakin banyak salah.

"Takut kalah lagi, bikin Fadli panik, makanya minta tarung dengan Megawati," kata Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago kepada wartawan, Rabu (16/5/2018) seperti dikutip dari Detik.com.

Sebelumnya, Fadli Zon menyarankan Megawati maju sebagai calon presiden 2019. Alasannya, petugas partai PDIP saat ini dinilai tak mampu memimpin.

"Ada baiknya Bu Mega jadi Capres 2019. Petugas partainya kurang mampu memimpin. Ekonomi berantakan, keamanan kacau. Sekadar saran saja," kata Fadli lewat cuitan di akun Twitter-nya, @fadlizon, Selasa (15/5/2018). 

Tak disebutkan siapa petugas partai yang dimaksud Fadli Zon dalam cuitan itu.

Lebih jauh Irma mengatakan Fadli takut dengan kekuatan Joko Widodo (Jokowi). Jika capres yang didukung Fadli, yakni Ketum Prabowo Subianto  tarung melawan Jokowi, Irma menganggap Jokowi akan menang. "Buktinya, minta tarung dengan Bu Mega!" ujarnya.

Bukan tanpa alasan Irma menyebut Fadli panik. Menurutnya, segala jurus telah dikeluarkan Fadli agar tidak keok di 2019.

"Padahal semua peluru sudah dimuntahkan. Ikut turun demo sampai nggak pernah absen di ILC. Masih nggak yakin juga... makanya nyerah minta tarung dengan Bu Mega," ungkap Irma.

"Hi...hi...hi..., capek deh," katanya.

Senada dengan Irma Suryani Chaniago, Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai Fadli Zon sangat paham dengan peta pertarungan politik d Pilpres 2019. Termasuk, peluang Jokowi yang jauh lebih unggul jika kembali dipertemukan dengan Prabowo Subianto.

"Fadli Zon itu sangat paham bahwa Prabowo bakal nyungsep kalau Jokowi tetep nyapres di 2019," ucap Inas Nasrullah Zubir kepada wartawan, Rabu (16/5/2018).

"Karena itu dia manas-manasin Megawati untuk berhadapan dengan Prabowo. Karena, Fadli Zon yakin bahwa Prabowo hanya mampu mengungguli Megawati doang," ucapnya.

Soal capres, PDIP sebelumnya telah mendeklarasikan kembali mengusung Joko Widodo sebagai capres 2019. Pengumuman Jokowi sebagai capres ini dilakukan dalam pembukaan Rakernas III PDIP di Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (23/2/2018). Pembukaan disampaikan secara tertutup. ***