logo

Kadin dan DPD RI Ngopi Bareng Bahas Ekspor Kopi Indonesia

Kadin dan DPD RI Ngopi Bareng Bahas Ekspor Kopi Indonesia

Ngopi bareng senator.
14 Maret 2018 20:15 WIB

Penulis : Muhamad Agung Elang Prakoso

SuaraKarya.id -  

JAKARTA: Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyelenggarakan diskusi Ngopi Bareng Senator, guna meningkatkan ekspor kopi Indonesia, di gedung DPD RI, Rabu, (14/3/2018). 

Acara dengan tema “Kopi Daerah Indonesia Kopi Dunia ini”,   dibuka oleh wakil ketua DPD RI Nono Sampono dengan melakukan seruput kopi dan didampingi antara lain Ketua Umum Kadin Eddy Ganevo, Bupati Agam Sumatera Barat Indera Catri, dan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Kadin Eddy Ganefo berharap diskusi ini dapat merumuskan kesimpulan yang dapat mendongkrak laju ekspor kopi Indonesia.

“Kami berharap di dalam diskusi ini, kita bisa mengambil kesimpulan, merumuskan atau membuat rencana, tindakan bagaimana meningkatkan kualitas dan kuantitas kopi kita, agar kopi kita di terima di negara lain,  termasuk mengekspor kopi,” kata Eddy.

Menurut Eddy,  Kadin terus mengupayakan memberikan kemudahan untuk mengekspor produk Indonesia, termasuk kopi. Salah satunya dengan mengandeng PT POS Indonesia. Para produsen kopi termasuk UKM, kini dapat menggunakan PT POS Indonesia untuk mengirim produk kopinya ke negara lain dengan harga yang terjangkau.

“Kita berharap tidak hanya  mengekspor biji, tapi finishing produk. Tentu ini punya nilai tambah bagi pengusaha, petani dan negara kita sendiri,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan dukungan DPD RI dalam kegiatan ini merupakan wujud dalam memajukan usaha mikro kecil di dalam negeri baik untuk sektor komoditas kopi dan komoditas lainnya.

“Kegiatan ini, selaras dengan tujuan DPD dalam mengawal aspirasi dan kesejahteraan umum dan  kali ini kita mengangkat kopi ke pentas dunia,” kata Nono.

Menurut Nono kopi Indonesia kini berada diperingkat ketiga sebagai kopi terbaik di dunia. Peringkat itu seharusnya menjadi pemicu untuk menjadikan kopi Indonesia sebagai juara di tingkat global.

“Walaupun kopi kita berada tiga besar di dunia ini kan hal yang menggembirakan. Jika ditelisik dari  sejarah, peranan pertumbuhan  kopi indonesia berada di daerah topis, sangat cocok untuk menjadi nomor satu di dunia, ” ujarnya

Usai dibuka, acara dilanjutkan dengan diskusi   menghadirkan  narasumber antara lain dari Ketua Umum Kadin Eddy Ganevo, Bupati Agam Sumatera Barat, Indera Catri, dan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan.  Diawal diskusi para narasumber satu persatu memaparkan produk kopi unggulan di daerahnya.

Editor : B Sadono Priyo