logo

Perguruan Tinggi Harus Mampu Atasi Tantangan Berbagai Perkembangan Di Masyarakat

Perguruan Tinggi Harus Mampu Atasi Tantangan Berbagai Perkembangan Di Masyarakat

Kampus Universitas Indonesia (Ist)
24 Februari 2018 09:02 WIB

Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Perguruan tinggi Indonesia kini memiliki berbagai peluang dan tantangan di era disrupsi. Hal ini untuk mengantasipasi perkembangan dunia perguruan tinggi selama 15—30 tahun ke depan.

Perguruan tinggi harus mampu mengatasi tantangan yang timbul sebagai akibat berbagai perkembangan di masyarakat.

Peluang dan tantangan ini dijabarkan oleh Prof. Emeritus Mayling Oey-Gardiner Ph.D dari Fakultad Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), dan Dr. Teguh Dartanto dalam Seminar “Era Disrupsi: Peluang & Tantangan Pendidikan Tinggi Indonesia”.

Acara diselenggarakan oleh Bidang Studi Hukum Masyarakat dan Pembangunan bekerja sama dengan Unit Riset dan Publikasi Fakultas Hukum Universitas Indonesia di Ruang S&T FHUI, Kampus UI Depok, Rabu  (21/2/2018).

Tantangan utama datang dari pertumbuhan penduduk, yang membawa serta permasalahan pemerataan kesempatan belajar dalam rentang geografi maupun strata sosial.

Sejalan dengan itu, secara bersamaan meningkat pula harapan masyarakat  akan peran perguruan tinggi dalam memecahkan berbagai permasalahan nasional.

Sementara itu, perkembangan dalam teknologi digital dengan artificial intelligence (AI) yang mengubah data menjadi informasi telah membuat orang dengan mudah dan murah memperolehnya.

Humas UI melalui ui.ac.id melaporkan, perubahan pengaruh pada tata kerja perguruan tinggi sebagai salah satu sumber kemudahan-kemudahan tersebut, termasuk perubahan dalam tata cara belajar dan mengajar.

Dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan tersebut, dunia perguruan tinggi di masa depan perlu mengalami penataan agar tetap mampu menjalankan berbagai perannya, yaitu pendidikan dan pengajaran, pengembangan, serta diseminasi untuk menjadi khazanah ilmu bagi masyarakat dan membantu masyarakat memanfaatkan karya pengembannya. ***