logo

Ketua DPRD Jember Diduga Bagikan Bansos ke Kerabat

Ketua DPRD Jember Diduga Bagikan Bansos ke Kerabat

15 February 2018 07:26 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id -SURABAYA : Ketua DPRD Jember M Thoif Zamroni ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dana bantuan sosial (bansos) 2015. Politisi Partai Gerindra itu diduga telah menyalahgunakan wewenang dalam program dana bansos senilai Rp33 miliar tersebut.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Ponco Hartanto, tujuan pemberian Bansos untuk keluarga miskin itu adalah untuk mengentas kemiskinan. "Tapi dalam kasus itu, rata-rata yang menerima Bansos justru orang yang masuk kategori mampu dan tidak sesuai dengan peruntukannya," ujarnya,Rabu (14/2/2018) petang.

Dalam penanganan kasus dugaan korupsi itu, pihaknya telah melakukan penyidikan dan pengumpulan bukti-bukti sejak setahun silam. Pihaknya menemukan bukti bahwa pembentukan kelompok penerima bantuan itu tidak sesuai dengan Permendagri No 39 Tahun 2012.

Di lapangan, pihaknya melihat ada banyak kelompok penerima bantuan yang ternyata didasarkan pada hubungan kekerabatan/keluarga. "Padahal sesuai ketentuan, hal itu tidak diperbolehkan," jelasnya.

Tersangka berperan mulai dari perencanaan, pengusulannya hingga meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah agar diberikan bansos senilai Rp 33 miliar. Mereka menemukan bukti bahwa dari Rp33 miliar itu, ketua kurang lebih medapat sekitar Rp1,2 miliar, pimpinan juga sekitar Rp1,2 miliar dan angg rata-rata mendapat Rp800 juta.

Dalam kasus ini, pertanggungjawaban pidananya itu kepada masing-masing penerima, karena tidak semuanya menyimpang. Masih ada yang dilaksanakan dengan baik. "Nanti akan komprehensif, akan secara detail kami telusuri semua," ujarnya.

Pada pemeriksaan kal ini, pihaknya hanya menetapkan satu orang tersangka yakni Thoif. Penahanan Thoif dilakukan agar terdakwa tidak mengulangi perbuatan, tidak mempengaruhi mengintimidasi para saksi, dan tidak menghilangkan atau mengganti barang bukti.

Ketua DPRD Jember itu keluar dari kantor Kejaksaan Negeri Jember sekitar pukul 17.00 wib. Selanjutnya diantar Tim Jaksa untuk dititipkan di Lapas Kelas 2A Jember.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto